Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

XL mengklaim sudah berhasil melalui masa krusial selama libur Lebaran, akan 8 17 Juni 2018. Dalam rentang waktu 10 hari tersebut, trafik penggunaan layanan data XL Axiata mengalami lonjakan yg signifikan dibandingkan hari-hari biasa dan dibandingkan Lebaran tahun lalu.
- Di Jakarta Marathon 2017, XL Axiata dukung siaran segera lewat jaringan 4,5G
- XL Axiata dan Bank Victoria hadirkan kemudahan bagi pelanggan
- SMAN 6 Karawang rebut juara 1 AXIS Dance Competition 2017
- XL Axiata layani jemaah haji di Asrama Haji Pondok Gede & Bekasi
- Setelah Jakarta, giliran Bogor disambangi XL Yonder MusicFest
- XL alokasikan Rp 1,4 triliun bangun infrastruktur di Indonesia Timur
Tercatat, terjadi lonjakan trafik data hingga sekitar 30 persen dibanding hari biasa, dan 95 persen dibandingkan tahun lalu. Khusus bagi trafik layanan 4G, naik hingga 45 persen.
Menurut Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, Lebaran memang terus menjadi momen yg krusial sebagai penyedia layanan data dan telekomunikasi. Puluhan juta pelanggan mengharapkan mampu memakai layanan XL Axiata secara maksimal.
“Prioritas penting kalian adalah memastikan kenyamanan pelanggan, tak cuma di jalur mudik saja tetapi juga tempat keberangkatan seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta, stasiun bus, dan rest-area. Dan juga dengan lamanya periode liburan, tempat-tempat wisata juga dipastikan jaringannya, seperti pantai, taman wisata, pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Jika itu mampu penuhi, maka dengan sendirinya trafik mulai meningkat dan ini bagus secara bisnis. Kami bersyukur dapat memberikan layanan secara maksimal selama Lebaran ini, tanpa hambatan yg berarti,” jelasnya melalui informasi resminya, Rabu (20/6).
Lebih lanjut dikatakan Yessie, kenaikan trafik data di Lebaran kali ini yaitu kelanjutan dari trend kenaikan data dalam dua tahun terakhir di momen yg sama. Masyarakat dan pelanggan semakin nyaman memakai layanan data bagi mendukung berbagai aktivitas mereka selama libur Lebaran, termasuk ketika bersilaturahmi, perjalanan mudik dan kembali lagi ke kota asal, serta berbagai kabar melalu media sosial. Selain itu, kenaikan trafik juga tak terlepas dari selalu bertambahnya pengguna layanan data.
Trafik data tertinggi selama periode 10 hari tersebut didominasi antara yang lain oleh trafik data streaming (video dan musik) mencapai 47 persen. Seiring dengan semakin meningkatnya kualitas dan perluasan jaringan data berkualitas seperti 4G LTE, pelanggan semakin nyaman mengakses layanan streaming. Penggunaan data berikutnya secara berurutan adalah web browsing 16 persen, Instant Messaging 13 persen dan media sosial (medsos) 12 persen.
Sementara itu, bagi layanan VoIP naik 20 persen. Bersama instant messaging, VoIP ketika ini menjadi pilihan masyarakat pada umumnya sebagai pengganti layanan SMS dan voice/telepon. Kedua layanan ini menjadi pilihan mengirimkan ucapan Ramadan dan Lebaran. Penggunaan aplikasi Facebook Messenger meningkat hingga 55 persen, GoogleDuo 20 persen, Hangout 16 persen, dan Whatsapp 15 persen.
Selain itu, kenaikan trafik yg sangat signifikan juga terjadi pada akses ke layanan penunjuk rute jalan seperti Waze dan Google Map, merupakan masing-masing 55 persen dan 135 persen. Semakin banyaknya masyarakat yg melakukan perjalanan mudik dan pulang kampung mendorong pemanfaatan peta jalan darat digital yg kini semakin gampang diakses melalui smartphone.
Kenaikan trafik data tertinggi
Dari sisi lokasi, kenaikan trafik data tertinggi terjadi di area Tasikmalaya sebesar 115 persen, Kuningan 110 persen. Selanjutnya Sampang – Madura dan Balikpapan masing-masing 95 persen, Garut 90 persen, Banyuwangi 77 persen dan Sumenep – Madura 75 persen.
Sementara itu, seandainya ditilik dari sisi perpindahan pelanggan ketika Lebaran, pola perpindahan pelanggan ketika lebaran identik dengan pergerakan masyarakat yg melakukan perjalanan mudik dan liburan. Data per tanggal 15 Juni 2018 atau Lebaran hari pertama memperlihatkan jumlah pelanggan di Jabodetabek yg berpindah ke wilayah yang lain mencapai sekitar 25 persen, terbanyak dibandingkan wilayah lain.
Sebaliknya, wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menjadi tujuan penting pelanggan dari wilayah lain, tercatat kedatangan pelanggan dari wilayah yang lain mencapai sekitar 25 persen. Pelanggan yg tiba ke wilayah Jawa Barat sekitar 10 persen, ke Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Kalimantan masing-masing sekitar 8 persen.
Dari sisi jaringan, XL Axiata antara yang lain sudah melakukan penambahan 8.500 BTS 3G/4G baru sebelum Lebaran 2018. Selain itu, kapasitas transmisi dengan meningkatkan kapasitas upstream internet menjadi 1000 Gbps atau 3x lipat dibandingkan kapasitas pada lebaran 2017. Selain itu, juga dikerjakan peningkatan kapasitas pada transmisi backbone antarpulau sebesar 460G.
Selanjutnya, juga dikerjakan optimisasi dan rebalancing jaringan yg dikerjakan secara digital di titik kumpul atau hotspot Lebaran, seperti antara yang lain tempat keberangkatan atau kedatangan pemudik dan tempat tujuan wisata, hingga mencapai total 344 titik lokasi.
Selain itu, XL Axiata memberikan perhatian khusus di sebagian besar jalur mudik utama. Di sepanjang Pulau Jawa, lebih dari 96 persen jalur mudik penting sudah terlayani oleh jaringan 4G LTE bagi jalan raya, sedangkan bagi jalur kereta api Jakarta Surabaya, jaringan 4G LTE sudah mencapai lebih dari 90 persen. Sementara itu di luar Jawa, lebih dari 94 persen jalur mudik penting di Sumatera dan 66 persen di Kalimantan sudah tercover oleh jaringan 4G LTE.
Tahun ini, lebih dari 97 persen area pada sepanjang tol dari Jakarta hingga Surabaya, telah terlayani dengan jaringan 4G LTE. Sementara itu buat jalan raya non tol pantai utara Jawa dari Jakarta hingga Surabaya sudah ter-cover layanan 4G LTE hingga sekitar 95 persen, dan jalur non-tol Pantai Selatan mencapai sekitar 90 persen. Begitu juga bagi jalur Kereta Api Jakarta Surabaya 90 persen terlayani 4G LTE. [faz]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com


