JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran negara.
Skema dukungan tersebut diposisikan sebagai stimulus awal agar koperasi desa mampu tumbuh stabil pada masa-masa awal operasional.
Pemerintah: Tidak Tambah Utang Baru
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pembiayaan gaji sekitar 30 ribu manajer koperasi selama dua tahun pertama tidak berasal dari utang baru negara.
Menurutnya, anggaran diambil dari optimalisasi Dana Desa yang telah dialokasikan sebelumnya dalam APBN.
“Tidak ada penambahan utang baru. Ini bagian dari optimalisasi anggaran yang sudah tersedia,” ujarnya pada 11 Mei 2026.
Pemerintah juga menyebut total pagu sirkulasi pembangunan koperasi mencapai sekitar Rp40 triliun per tahun.
Jadi Masa Inkubasi Bisnis
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani, menjelaskan subsidi gaji tersebut berfungsi sebagai masa inkubasi bisnis koperasi.
Skema ini dibuat agar koperasi tidak langsung terbebani biaya operasional tinggi sebelum mampu menghasilkan keuntungan secara mandiri.
“Dua tahun pertama disiapkan sebagai fase pertumbuhan agar koperasi bisa stabil dan berkembang,” jelasnya.
Memasuki tahun ketiga, koperasi ditargetkan sudah mampu membiayai operasional secara swadaya dari hasil usaha yang dijalankan.
Fokus Layani Masyarakat Desa
Dengan adanya dukungan awal dari negara, pengurus koperasi diharapkan dapat lebih fokus:
- memperkuat pelayanan masyarakat,
- mengembangkan pemasaran produk desa,
- serta membangun rantai distribusi ekonomi lokal.
Program ini juga disebut dirancang untuk mengurangi ketergantungan petani dan pelaku usaha desa terhadap tengkulak.
Rekrutmen Diklaim Transparan
Pemerintah menegaskan proses rekrutmen manajer koperasi dilakukan secara profesional dan transparan.
Seleksi melibatkan:
- Badan Kepegawaian Negara
- serta Kementerian PAN-RB
dengan sistem berbasis komputer.
Langkah ini disebut bertujuan memastikan posisi strategis di koperasi diisi oleh sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki integritas.
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dari tingkat paling bawah.
Selain membuka lapangan kerja baru, koperasi ini juga diharapkan mampu:
- memperkuat ketahanan pangan,
- memperluas akses distribusi barang,
- serta menggerakkan ekonomi desa secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

