Banyumas Raya

Dalam rangka peningkatan kualitas kaum perempuan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar pendidikan khusus. Agenda ini diikuti para kader wanita yg ada di PDIP. Pendidikan Kader Khusus Perempuan Nasional (PKKPN) digelar di Wisma Kinasih, Tapos, Depok. Pelatihan ini dibuka oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
- Hasto sebut di tangan perempuan jalan politik berkebudayaan diwujudkan
- PDIP prediksi tiga pasangan di Pilpres 2019
- Hasto Kristiyanto: Individualisme tak mendapatkan tempat di PDIP
Hasto mengatakan bahwa pendidikan ini dibuat bagi meningkatkan kualitas perempuan dalam berpolitik. Tujuannya bukan cuma memenuhi amanat UU Pemilu sebanyak 30 persen.
“Ini sebagai upaya peningkatan kualitas. Kita buktikan bukan cuma pemenuhan kuantitas tetapi juga dari kualits dan jati diri sebagai kader perempuan. Emansipasi perempuan bagian dari emansipasi bangsa,” kata Hasto, Jumat (9/3).
Dikatakan, pendidikan semacam ini menjadi tanggung jawab pihaknya bagi membangun dan membentuk peradaban politik. Karena dari perempuanlah mengalir peradaban dan nilai Pancasila.
“Dari ibu mengalir budaya peradaban, dari ibu mengalir sebuah gambaran politik yg penuh dengan nilai-nilai Pancasila, cinta kasih terhadap sesama, sehingga kader perempuan secara khusus kalian persiapkan sebagai pergerakan kaum perempuan Indonesia bagi memperhatikan aspek fundamental dalam politik yg membawa kehidupan lebih baik,” tukasnya.
Pelatihan ini perempuan diberikan pembekalan kepemimpinan, keterampilan politik dan ajaran ideologi. Yang lebih utama adalah bagaimana kaum perempuan menjadi jalan peradaban untuk Indonesia.
“Hari ini secara khusus aku mampu tugas dari Ibu Ketum beliau mengatakan dua hal yg sangat utama bagi bisa disampaikan kepada kader perempuan PDIP. Bagaimana mereka harus membumikan politik dalam keseharian, politik menyangkut harga cabai, ketersediaan beras bagi rakyat dengan harga terjangkau, bagaimana mempersiapkan anak-anak balita dengan gizi yg cukup sebagai upaya menyiapkan masa depan manusia yg unggul,” tutupnya. [fik]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

