Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, di Washington DC, Amerika Serikat.
Menurut Purbaya, kondisi fiskal Indonesia saat ini masih cukup kuat, ditopang oleh Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp 420 triliun.
“Indonesia tidak membutuhkan karena anggaran kita cukup baik dan kita masih punya bantalan yang cukup besar,” ujar Purbaya dalam keterangan resminya.
APBN Jadi Tameng Hadapi Ketidakpastian Global
Purbaya menilai, kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi faktor utama yang membuat Indonesia tetap stabil di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.
Ia menjelaskan bahwa:
- Pemerintah telah melakukan penyesuaian kebijakan fiskal sejak akhir 2025
- Dampaknya mulai terlihat pada percepatan pertumbuhan ekonomi
- Indonesia dinilai mampu menyerap guncangan (shock) akibat kenaikan harga minyak dunia
“Ekonomi kita mengalami percepatan ketika ada shock dari ketidakpastian global,” jelasnya.
IMF Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya mengungkapkan bahwa pihak IMF sempat mempertanyakan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah situasi global yang tidak menentu.
Menurutnya, IMF bahkan mengaku “cukup heran” dengan performa ekonomi Indonesia yang tetap stabil.
Namun, IMF menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan kebijakan khusus dalam meredam ketidakpastian global, selain menyediakan fasilitas pendanaan bagi negara yang membutuhkan.
Ketidakpastian Global Masih Tinggi
Purbaya juga mengingatkan bahwa kondisi global masih penuh risiko, terutama akibat konflik geopolitik yang belum mereda.
Salah satu faktor utama adalah:
- Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran
- Lonjakan harga minyak dunia
- Ketidakjelasan arah penyelesaian konflik
“Kita akan menghadapi ketidakpastian dalam beberapa waktu ke depan,” imbuhnya.
Kunjungan ke Investor Global
Selain bertemu IMF, Purbaya juga melakukan pertemuan dengan sejumlah institusi global, di antaranya:
- HSBC Global Asset Management
- BlackRock
- Goldman Sachs Asset Management
- Fidelity
Dalam forum tersebut, Indonesia memaparkan kondisi ekonomi nasional yang dinilai tetap solid di tengah tekanan global.

