Investor kawakan asal Amerika Serikat (AS) Raymond Thomas Dalio karib disapa Ray Dalio baru-baru ini dikabarkan tidak akan melanjutkan rencana bergabung sebagai penasihat di Badan Pengelola Investasi Dana Anagata Nusantara (Danantara), Sovereign Wealth Fund (SWF) terbaru Indonesia.
Adapun, kabar ini datang hanya dua bulan setelah penunjukannya diumumkan secara terbuka oleh pihak Danantara, melansir berbagai sumber.
Pendiri Bridgewater Associates itu memilih mundur dari jajaran dewan penasihat, meskipun sebelumnya namanya diumumkan bersama empat tokoh ternama lainnya, yakni ekonom Jeffrey Sachs, Chapman Taylor, mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra, dan mantan Pemimpin Credit Suisse Group AG untuk Asia Helman Sitohang.
Dengan demikian, ketidakhadiran Dalio menjadi pukulan tersendiri bagi inisiatif ekonomi Presiden Prabowo, apalagi saat Danantara tengah menghadapi sorotan soal transparansi dan arah strategis.

