Nasional

Peretail Berguguran Atau Menurun: Alfamart Tutup 400 Gerai Sepanjang Tahun Ini

Share
Share

Peretail raksasa berguguran atau jeblok, terbaru ada Alfamart yang menutup 400 gerai karena meroketnya harga sewa toko dan kinerja penjualan susut.

Alfamart menutup 300-400 gerai tahun ini. Kenaikan biaya perpanjangan sewa yang drastis menjadi penyebab utama.

Lemahnya daya beli hingga kenaikan suku bunga berimbas pada tumbang atau keroposnya perusahaan peretail raksasa. Salah satu yang menurun, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau disingkat Alfamart menutup sekitar 400 gerai sepanjang 2024

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau Aprindo memproyeksikan pertumbuhan bisnis retail menurun, dari 5,3 persen pada 2023 menjadi 4,8 persen pada tahun ini.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart menyebut melambungnya tarif perpanjangan sewa menjadi penyebab utama tutupnya ratusan gerai. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya mencapai 10 kali lipat di banding 5 tahun lalu. Ia mencontohkan pada 2019, tarif sewa hanya 40-50 juta per tahun. Sedangkan tahun ini, sewa bisa mencapai 500 juta per tahun.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart menyebut melambungnya tarif perpanjangan sewa menjadi penyebab utama tutupnya ratusan gerai. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya mencapai 10 kali lipat di banding 5 tahun lalu. Ia mencontohkan pada 2019, tarif sewa hanya 40-50 juta per tahun. Sedangkan tahun ini, sewa bisa mencapai 500 juta per tahun.

Karena tidak sebandingnya kenaikan biaya sewa dan pendapatan tersebut, pemilik toko memutuskan untuk menutup gerainya. Kedati demikian, menurut Solihin, penutupan toko di lokasi dengan biaya terlalu tinggi merupakan stretegi untuk menjaga profitabilitas. “Seperti penyakit usus buntu, usus yang terinfeksi dipotong supaya bisa sehat,” ujar Solihin kepada Tempo pada Selasa, 17 Desember 2024.

Meskipun banyak gerai tutup, Solihin mengatakan jumlah toko Alfamart yang buka masih lebih banyak, yaitu 884 gerai. Tidak sedikit juga pemilik toko yang tutup membuka kembali gerainya di lokasi yang strategis. Menurut Solihin, Alfamart harus tetap berekspansi agar omzet tidak turun. Adapun saat paparan publik pada Mei 2024, Alfamart menargetkan pembukaan 1.000 gerai baru pada tahun ini yang difokuskan di luar Pulau Jawa.

Di sisi lain, Solihin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aprindo membenarkan bahwa pelemahan daya beli masyarakat berparuh signifikan terhadap sektor retail. Hal ini ditunjukan dengan perubahan pola belanja masyarakat yang cenderung memilih produk dengan harga terjangkau, bahkan mengurangi jumlah barang yang dibeli.

Lebih lanjut, Badang Pusat Statistik mencatat konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2024 sebesar 4,91 persen atau tumbuh melambat dibanding pada kuartal II 2024 yang sebesar 4,93 persen. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2024 juga turun dibanding periode lalu yang sebesar 5,05 persen.

Namun, Solihin menegaskan bahwa penurunan daya beli memberikan pengaruh yang berbeda-beda terhadap setiap jenis retail. Misalnya, banyak retail minimarket yang menjual kebutuhan pokok yang berhasil menghadapi komoditas yang harganya lebih terjangkau.

Sementara itu, retail jenis torseba (dapertement store) yang menjual kebutuhan sekunder seperti pakaian, kosmetik, dan furniture, mengalami pukulan telak akibat penurunan daya beli saat ini. Aprindo memperkirakan transaksi di retail torseba tahun ini turun lebih dari 30 persen.

Angka tersebut sesuai dengan catatan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, mengungkapkan jumlah transaksi di pusat belanja atau mal turun 20-30 persen pada 2024. Hal ini dipicu oleh penurunan daya beli masyarakat khususnya pada kelas menengah. Ia pun memproyeksikan bisnis retail hanya mampu tumbuh kurang dari lima persen pada tahun ini.

Lebih lanjut, Head Custumer Literation and Education Kiwoon Sekuritas Oktiavianus Andi mengatakan kebijakan pemerintah menaikan pajak pertambangan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025 turut berkontribusi dalam memperlambat pertumbuhan sektor retail, apalagi jika kebijakan ini diterapkan pada barang-barang yang lebih banyak dikonsumsi masyarakat.

Kendati demikian, ia memperkirakan, sektor retail (termasuk peretail) masih berpotensi tumbuh jika didorong oleh kebijakan suku bunga yang longgar dan bonus demografi Indonesia yakni jumlah konsumen muda yang akan terus meningkat.

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
BanyumasNasional

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi...

Nasional

Jaksa Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat...

Nasional

Purbaya Bantah Rumor Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut dirinya...