Banyumas Raya
JAKARTA, – Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Pramono Ubaid memastikan, kesiapan logistik buat penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 telah mencapai 90 persen.
Adapun pemungutan suara Pilkada serentak 2018 mulai digelar pada Rabu, 27 Juni mendatang.
“Saya kira kesiapannya lebih dari 90 persen. Rata-rata logistik itu telah siap, tinggal dimasukan ke dalam masing-masing kotak dan didistribusikan,” kata Pramono di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (11/6/2018).
Baca juga: Jelang Pilkada, KPU-Bawaslu Diminta Tingkatkan Pelayanan bagi Pemilih
Mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten tersebut pun percaya tidak mulai ada persoalan berarti buat distribusi logistik Pilkada.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi menyampaikan bahwa anggaran Pilkada 2018 mencapai Rp11,4 triliun. Anggaran tersebut bagi Pilkada di 171 daerah. “Saya cek udah dibungkus bungkus dipisah-pisah. Tinggal dikirim saja. Kami percaya tak ada persoalan yg berarti,” kata Pramono.
Menurut Pramono, distribusi logistik Pilkada bagi daerah terpencil atau aksesnya yg susah menjadi prioritas pihaknya.
“Misalnya nyebrang pulau, sedangkan kapalnya enggak setiap ketika ada. Nah ini yg seperti itu harus didahulukan pengiriman logistiknya,” kata dia.
Baca juga: Bawaslu: Idul Fitri Jangan Dicederai Kampanye Pilkada
Pramono mengakui, sebelumnya memang terdapat persoalan soal logistik buat pemungutan suara Pilkada seperti terdapat ribuan surat suara yg rusak. Namun, persoalan tersebut sepenuhnya sudah tertangani.
“Memang ada ditemukan surat suara yg rusak dan merata. Kemudian dikerjakan proses pemusnahan bersama-sama, KPU masing-masing, panwas dan kepolisian,” kata dia.
“Kekurangan surat suara itu kemudian telah dimintakan ke penyedia masing-masing. Sekarang telah ada yg tiba tetapi masih juga ada yg menunggu kekurangannya. Sudah masuk hitungan persoalan distribusi (logistik),” tambahnya.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

