Home Ekonomi Anggaran Pembangunan Setiap Gerai Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp1,6 Miliar? Ini Penjelasannya
EkonomiNasional

Anggaran Pembangunan Setiap Gerai Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp1,6 Miliar? Ini Penjelasannya

Share
Share

Pemerintah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia. Aktivis antikorupsi Madiun Raya, Dimyati Dahlan, menyoroti skema pendanaan program tersebut yang dinilai perlu mendapat pengawasan ketat sejak tahap perencanaan.

Dimyati menjelaskan bahwa berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 angka 3 huruf (c), setiap KDMP memperoleh alokasi dana sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut bersumber dari pinjaman perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan jaminan Dana Desa selama enam tahun.

Menurut perencanaan pemerintah, dari total anggaran Rp3 miliar tersebut, sekitar Rp1,6 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik gerai KDMP. Sementara sisa anggaran digunakan sebagai modal awal pengadaan barang kebutuhan pokok yang akan diperdagangkan.

Terkait pembangunan fisik, Dimyati merinci bahwa anggaran Rp1,6 miliar tersebut mencakup berbagai tahapan awal. Pada fase persiapan, biaya pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diperkirakan mencapai Rp20 juta, disusul biaya pembersihan dan persiapan lahan sekitar Rp25 juta.

Selain itu, anggaran juga disiapkan untuk jasa arsitek dan konsultan pengawas sebesar Rp40 juta, serta mobilisasi alat dan pembuatan direksi kit senilai Rp15 juta. Dengan demikian, total biaya tahap awal pra-konstruksi diperkirakan mencapai Rp100 juta.

“Untuk tahap persiapan ini porsinya sekitar 5 sampai 7 persen dari total anggaran pembangunan. Tahapan ini krusial karena menyangkut legalitas dan kelancaran proyek,” ujar Dimyati, Selasa (23/12/2025).

Pada tahap berikutnya, pekerjaan konstruksi fisik bangunan sipil dan mechanical engineering menyerap porsi terbesar anggaran, yakni sekitar 55 hingga 60 persen. Dengan asumsi luas bangunan antara 150 hingga 200 meter persegi, biaya konstruksi diperkirakan mencapai Rp950 juta.

“Mulai dari pekerjaan pondasi, struktur beton bertulang, atap dak, instalasi kelistrikan, hingga finishing, totalnya sekitar Rp950 juta dan memiliki rincian teknis tersendiri,” tambahnya.

Dimyati menilai konsep KDMP dirancang setara, bahkan lebih baik, dibandingkan minimarket modern. Oleh karena itu, fasilitas pendukung seperti pendingin ruangan, CCTV, serta furnitur juga dianggarkan dengan nilai mencapai Rp400 juta.

Sementara itu, pengadaan perangkat teknologi seperti komputer, ditambah alokasi biaya tak terduga, diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp140 juta. Dengan demikian, total estimasi anggaran pembangunan KDMP dari tahap persiapan hingga finishing mencapai Rp1,6 miliar.

“Saya melihat Presiden ingin KDMP memiliki gerai yang layak, baik dari sisi bangunan maupun fasilitasnya, agar menarik bagi pengelola dan masyarakat sebagai konsumen,” kata Dimyati.

Dengan standar gerai tersebut, Dimyati optimistis KDMP dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Ia mencontohkan peran KDMP dalam memotong rantai distribusi kebutuhan pokok, seperti LPG 3 kilogram, pupuk, dan bahan pangan.

“Kalau selama ini harga LPG 3 kg di pasaran bisa mencapai Rp21 ribu karena panjangnya rantai distribusi, melalui KDMP harga bisa ditekan, misalnya menjadi Rp17 ribu per tabung. Itu yang kita harapkan. Hal yang sama juga berlaku untuk bahan pangan dan pupuk,” jelasnya.

Meski demikian, Dimyati menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga pengurus KDMP, dalam mengawasi percepatan pembangunan. Pasalnya, dana Rp3 miliar tersebut merupakan pinjaman dari Himbara yang harus dikembalikan, dengan Dana Desa sebagai jaminannya.

Ia juga mengingatkan agar sebelum pembangunan dimulai, pihak desa memastikan seluruh proses perizinan terpenuhi, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan, jika diperlukan, izin alih fungsi lahan, terutama apabila lokasi berada di kawasan LSD atau LP2B.

“Harus ada kepastian hukum yang jelas dan bertanggung jawab. Gedung gerai dan seluruh perlengkapannya nanti akan diserahterimakan ke desa atau KDMP dalam kondisi layak fungsi,” tegasnya.

Dimyati menekankan pentingnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari Dinas PUPR sebelum bangunan diserahterimakan, guna menghindari risiko kerusakan atau insiden bangunan setelah selesai dibangun.

Sebagai langkah antisipasi, ia juga menyarankan pengurus KDMP atau pemerintah desa untuk menggunakan jasa pihak ketiga guna melakukan audit konstruksi. Audit tersebut bertujuan memastikan nilai bangunan dan fasilitas KDMP sesuai dengan anggaran yang dialokasikan.

“Jika pengurus KDMP atau kepala desa merasa sungkan atau tidak memiliki kemampuan teknis untuk mengecek kualitas bangunan, audit oleh pihak ketiga bisa menjadi solusi. Dengan begitu, ke depan tidak muncul polemik apabila ditemukan ketidaksesuaian nilai konstruksi,” pungkas Dimyati.

Sources:inews.id
Share
-Sponsored-
ads image
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Kolaborasi Kemenpar-Kemenkop Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata

Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) guna mempercepat pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih)...

EkonomiNasional

BUMDes vs Koperasi Desa Merah Putih: Ini Perbedaan, Fungsi, dan Manfaatnya bagi Warga Desa

Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) belakangan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat desa. Ribuan koperasi jenis baru ini mulai berdiri...

EkonomiNasional

Pemerintah Siapkan Enam Proyek Strategis Bernilai Rp101,5 Triliun Mulai Dibangun Februari 2026

Hilirisasi 2.0: Prabowo Bidik Groundbreaking 6 Proyek Strategis USD 6 Miliar pada Februari 2026 Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi "tancap gas" dalam mengakselerasi...

EkonomiNasional

Kaleidoskop APBN 2025: Ekonomi Indonesia Tetap Ekspansif di Tengah Gejolak Global

Tahun 2025 resmi berakhir dengan capaian positif bagi perekonomian nasional. Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, fundamental ekonomi Indonesia terbukti tetap resilien...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan Sebagian Dana Desa Ditahan untuk Pembiayaan Kopdes Merah Putih

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa sebagian Dana Desa Tahap II Tahun 2025 ditahan pemerintah pusat untuk mendukung pembiayaan program Koperasi Desa/Kelurahan...

EkonomiNasional

Dana Desa 2026 Fokus Untuk BLT & Kopdes Merah Putih

Pemerintah resmi menetapkan arah kebijakan penggunaan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) atau Dana Desa untuk tahun anggaran 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan...

EkonomiNasional

Menkop Ferry Luncurkan 10 Gerai Obat Kopdes Merah Putih Lewat Kemitraan BUMN dan Swasta

Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, meresmikan 10 titik percontohan Gerai Obat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel) sebagai langkah awal penguatan peran koperasi...

EkonomiNasional

Dana Desa 2026 Resmi Dukung Koperasi Desa Merah Putih, Ini Skema dan Alokasinya

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi mengarahkan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden...

EkonomiNasional

Kopdes Merah Putih Dorong Inklusi Ekonomi Akar Rumput

Program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Kehadiran koperasi ini...

EkonomiNasional

Anggaran Pembangunan Setiap Gerai Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp1,6 Miliar? Ini Penjelasannya

Pemerintah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia. Aktivis antikorupsi Madiun Raya, Dimyati Dahlan, menyoroti...

-Sponsored-
ads image
BencanaNasional

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 22 Januari 2026, Gubernur Mualem: Masih Ada Wilayah Terisolasi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai...

NasionalOtomotif

Investasi Awal Rp 4,8 Triliun, VinFast Resmikan Operasi Pabrik EV di Subang, Perkuat Ambisi Indonesia Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Global

JAKARTA – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi mengoperasikan pabrik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Subang, Jawa Barat, Jumat (9/1/2026). Beroperasinya pabrik...

KriminalNasional

Konten kreator dan aktivis pengkritik penanganan bencana diteror, pemerintah tepis dugaan batasi kritik publik

Sejumlah kreator konten dan aktivis mengaku mengalami teror dan ancaman pembungkaman dalam waktu yang hampir bersamaan. Organisasi masyarakat sipil menilai fenomena ini sebagai...

BencanaNasional

1.112 Orang Tewas Akibat Bencana Sumatera, Terbanyak di Aceh

Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. Hingga Selasa (23/12/2025),...

InternasionalPalestina

PBB: 1,6 Juta Warga Palestina Alami Kelaparan Akut

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan bahwa krisis kelaparan di Jalur Gaza masih berada pada tingkat kritis, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan...

InternasionalPalestina

Pakar militer: Pemboman harian Israel atas Gaza bersifat sistematis

Pakar militer dan strategi, Kolonel (Purn) Hatem Karim Al-Falahi, menegaskan bahwa Israel terus melakukan apa yang ia sebut sebagai “arogansi militer” di Jalur...

Bencana

Banjir di Wisata Air Panas Guci Tegal, Pancuran 13 Lenyap

Pemandangan memilukan terjadi di kawasan wisata andalan Kabupaten Tegal, Pemandian Air Panas Pancuran 13 Guci. Destinasi yang biasanya ramai oleh wisatawan itu mendadak...

NasionalProperti

Prabowo Tambah Anggaran Perumahan Rp 10 Triliun, Targetkan Bedah Rumah 400 Ribu Unit

Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk memberikan akses perumahan kepada seluruh elemen masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menaikkan anggaran sektor...

Related Articles
EkonomiNasional

Kolaborasi Kemenpar-Kemenkop Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata

Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Kementerian Koperasi...

EkonomiNasional

BUMDes vs Koperasi Desa Merah Putih: Ini Perbedaan, Fungsi, dan Manfaatnya bagi Warga Desa

Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) belakangan menjadi perbincangan hangat...

EkonomiNasional

Pemerintah Siapkan Enam Proyek Strategis Bernilai Rp101,5 Triliun Mulai Dibangun Februari 2026

Hilirisasi 2.0: Prabowo Bidik Groundbreaking 6 Proyek Strategis USD 6 Miliar pada...

EkonomiNasional

Kaleidoskop APBN 2025: Ekonomi Indonesia Tetap Ekspansif di Tengah Gejolak Global

Tahun 2025 resmi berakhir dengan capaian positif bagi perekonomian nasional. Di tengah...