Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Menjadi orangtua memang tak mudah. Namun, segala itu butuh ketekunan dan belajar setiap hari.
Terlebih soal mengurus anak. Mulai dari memberikan Air Susu Ibu (ASI) atau menyusui, sampai memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Saat ini, semakin banyak keterangan yg hadir dari beragam sumber terutama soal kedua hal tersebut. Sebagai orangtua, tentu harus pintar dan jeli saat menerima beragam informaai tersebut. Masalahnya, seluruh ini adalah bagi membuat keputusan yg nantinya mulai diberikan kepada buah hati tercinta Anda.
Orangtua, terutama yg baru memiliki anak, biasanya memiliki banyak kekhawatiran dalam menangani bayi mereka, terutama terkait dengan nutrisi. Pemberian ASI saja atau ASI eksklusif selama 6 (enam) bulan pertama, dan dilanjutkan hingga 2 (dua) tahun, sangat direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Banyak ibu yg berjuang buat mampu mengikuti rekomendasi ini. Namun, masih banyak mitos seputar menyusui dan mempersiapkan MPASI yg masih dipercaya sebagian orang. Sayangnya, di era digital ini banyak sekali mitos dan keterangan di media sosial yg belum tentu mampu dipertanggungjawabkan secara medis.
Selain itu, banyak juga keterangan dan mitos yg diperoleh dari orang-orang terdekat. Inilah mengapa orangtua harus bijak dalam mencari keterangan yg benar.
Spesialis anak dr. Yoga Devaera, Sp.A(K) mengatakan, “Di jaman modern ini, ternyata masih banyak orang yg yakin dengan mitos atau kata orang dulu, padahal belum tentu semuanya benar. Sekarang, keterangan sangat gampang diakses melalui internet”.
Masih menurutnya, saat mendapat nasihat dari orang lain, maka orangtua harus aktif bagi mengkonfirmasi dan mencari info yg benar.
“Percayai sumber keterangan kredibel seperti dokter, organisasi terpercaya atau situs parenting, bukan cuma blog post atau unggahan media sosial tanpa sumber yg jelas,” tambahnya, seperti yg dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu,(08/08/2018).
Mengenai mitos yg banyak beredar, dr. Yoga Devaera memberikan contoh.
“Salah sesuatu pasien aku pernah bertanya apa benar setelah usia 6 (enam) bulan, bayi membutuhkan tambahan macam susu lainnya. Ini tak benar. Memang setelah 6 (enam) bulan, bayi memerlukan tambahan energi, protein dan terutama zat besi karena ASI saja tak mencukupi. Yang harus diberikan setelah 6 (enam) bulan bukan susu formula tapi makanan padat atau MPASI yg mengandung zat dibutuhkan tadi,” ujar Yoga.
Pengenalan tekstur makanan padat juga diperlukan sehingga keterampilan makan bayi terasah.
Mitos yang lain yg juga kadang didengar adalah, seandainya bayi diberikan ASI dengan botol, ia mulai menolak payudara ibu. Ini juga tak sepenuhnya benar.
Ada banyak bayi yg menyusui dari payudara dan botol secara bergantian tanpa persoalan berarti. Selama botol itu diperkenalkan setelah sang bayi telah mahir menyusui secara segera dari payudara ibu, biasanya di sekitar usia 2 (dua) bulan.
“Setiap ibu hidup dalam situasi dan keadaan yg berbeda, dan banyak dari mereka yg terbantu dengan menyusui bayinya secara segera dan memakai botol secara bergantian. Penggunaan botol juga memungkinkan sang Ayah atau anggota keluarga yang lain bagi menolong ibu memberikan ASI kepada si kecil,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...