Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Orang Indonesia telah terbiasa dengan nyamuk karena hidup di negara tropis. Dan, dua penyakit berbahaya dibawa oleh dua macam nyamuk.
Sebut saja chikungunya, demam berdarah, dan malaria, yaitu penyakit yg paling dikenal yg diakibatkan oleh terbawa gigitan nyamuk. Namun, dua orang ternyata digigit oleh nyamuk lebih tidak jarang ketimbang yg lainnya.
Melansir Indiatimes pada Senin (4/6/2018), dua hal berikut membuat Anda lebih rentan bagi digigit nyamuk.
1. Mengenakan pakaian tertentu
Nyamuk yaitu hewan yg tergantung pada visual. Mereka memakai mata sebagai metode bagi mengidentifikasi korbannya. Anda yg mengenakan pakaian berwarna terang seperti merah, mungkin menjadi sasaran empuk untuk mereka.
2. Golongan darah O
Orang dengan golongan darah O ternyata jauh lebih menarik daripada golongan darah A maupun B. Hewan tersebut ternyata memanen protein lebih banyak dari orang dengan golongan O.
Selain itu, 85 persen orang mengeluarkan sinyal kimia melalui kulit mereka dan memamerkan macam golongan darah yg dimiliki. Orang semacam ini tentu saja lebih menarik buat nyamuk.
3. Karbondioksida yg dikeluarkan
Salah sesuatu cara nyamuk mencari sasaran adalah melalui pancaran karbondioksida dari napas seseorang.
Orang yg bertubuh besar cenderung memancarkan gas ini lebih banyak. Selain itu, nyamuk sangat pintar dalam mengendus emisi gas hingga 164 kaki.
4. Semakin sehat, semakin rentan Anda
Selain karbondioksida, nyamuk juga memiliki penciuman yg dapat mengendus asam laktat, asam urat, dan amonia, serta senyawa yang lain yg dikeluarkan melalui keringat dan suhu tubuh yg lebih tinggi.
Olahraga berat bisa meningkatkan pembentukan panas dan asam laktat dalam tubuh. Selain itu, konsumsi makanan kaya protein dapat meningkatkan keberadaan zat seperti asam urat.
Sehingga, sekalipun sehat, Anda tidak mulai lepas jadi incaran hewan tersebut.
5. Bakteri di kulit
Memiliki sejumlah besar bakteri tertentu di kulit juga menarik buat nyamuk. Selain itu, karena pergelangan kaki kalian mengandungg koloni bakteri yg lebih banyak, tak heran seandainya bagian ini kerap digigit lebih sering.
6. Sedang hamil
Wanita hamil ternyata ‘menggairahkan’ untuk nyamuk. Hal ini karena tubuh mereka sekitar sesuatu derajat (bahkan lebih) lebih hangat daripada yg lain.
Sekitar 20 persen lebih banyak karbondioksida dihembuskan dari ibu hamil. Selain itu, massa tubuhnya juga lebih besar.
7. Hobi minum bir
Sebuha penelitian mengungkapkan, nyamuk ternyata tertarik pada orang yg mengonsumsi bir paling tak sebotol. Peningkatan kadar etanol dalam keringat mungkin menyebabkan hak ini. Namun, alasan pastinya masih belum diketahui.
Sumber: Liputan6.com [ita]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...