Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Buah bit banyak digunakan dalam pembuatan makanan dan minuman sehat. Sebabnya, bit kaya mulai antioksidan, vitamin, mineral, dan serat. Konsumsi bit diketahui mampu membersihkan beragam racun di lever, meningkatkan produksi hormon alami tubuh, dan menghilangkan kelebihan homosistein dalam urin dan darah.
Well, meski menyehatkan, kamu dilarang bagi konsumsi buah bit berlebihan seandainya tak ingin mengalami hal berikut ini.
Menyebabkan beeturia
Beeturia adalah istilah dari warna urin yg berwarna merah ungu seperti buah bit. Dan hal ini mampu terjadi pada kamu yg kebanyakan mengonsumsi bit. Hal ini tak membahayakan dan kamu tidak perlu panik seandainya mengalaminya.
Batu ginjal
Bit kaya mulai asam oksalat yg mampu menyebabkan batu ginjal seandainya dikonsumsi dalam jumlah berlebih.
Tekanan darah lemah
Konsumsi buah bit mulai bermanfaat bagi menurunkan tekanan darah. Namun seandainya berlebih, tekanan darah mulai melemah dan malah mampu membahayakan tubuh.
Ruam
Meski jarang terjadi, namun ada individu yg mengalami reaksi alergi seperti ruam, gatal, dan bahkan demam atau menggigil ketika mengonsumsi bit dalam jumlah berlebih.
Sakit perut
Jika kamu menderita persoalan gastrointestinal, maka bit dalam jumlah banyak mulai memperparah penyakit yg kamu derita. Kamu dapat mengalami kram, perut kembung, dan perubahan gerakan di usus.
Naiknya gula darah
Salah sesuatu efek samping dari konsumsi bit berlebih adalah melonjaknya kadar gula darah. Sebabnya bit memiliki indeks glikemik yg cukup tinggi. Itulah sebabnya kamu tidak boleh mengonsumsinya secara berlebih, terutama seandainya kamu memiliki persoalan gula darah.
Asam urat
Menurut penelitian dari University of Maryland Medical Center, makanan seperti bit mengandung oksalat tinggi yg mampu menyebabkan asam urat ketika kamu mengonsumsinya secara berlebih.
Masalah kehamilan
Buah bit mengandung nitrat dan nitrat yg berlebih mulai membahayakan janin.
Membahayakan lever
Bit mengandung tembaga, fosfor, magnesium, dan zat besi. Konsumsi bit berlebih mulai membuat zat tersebut di lever dan menimbulkan bahaya.
Perubahan warna tinja
Selain perubahan warna urin, konsumsi bit berlebih juga dapat membuat tinja berubah warna. Kondisi ini disebut dengan melaena yg mengacu pada perubahan tekstur tinja yg biasanya juga terjadi saat kamu mengalami pendarahan gastrointestinal bagian atas. [feb]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...