Kebumen — Pemerintah Kabupaten Kebumen memastikan pembangunan Jembatan Weton Kulon segera direalisasikan pada 2026. Jembatan yang rusak akibat banjir pada 2022 itu akan dibangun menggunakan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp15,2 miliar.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, saat meninjau langsung kondisi jembatan di Kecamatan Puring, Senin (10/3/2026).
“Insya Allah anggaran turun sebanyak Rp15,2 miliar untuk pembangunan secara total,” ujar Lilis.
Dibangun dari Nol
Lilis menjelaskan, pembangunan jembatan akan dilakukan dari awal dengan spesifikasi:
- Panjang sekitar 70 meter
- Lebar sekitar 7 meter
Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu proses realisasi bantuan dari BNPB yang menjadi sumber pendanaan proyek tersebut.
Akses Vital Masyarakat
Jembatan Weton Kulon merupakan jalur penting yang menghubungkan wilayah di Kecamatan Puring dan sekitarnya. Selama rusak, aktivitas warga dan distribusi ekonomi menjadi terganggu.
“Masyarakat sudah tidak sabar untuk bisa kembali menggunakan jembatan ini,” kata Lilis.
Gunakan Dana Hibah Bencana
Karena kerusakan disebabkan oleh bencana banjir, pembangunan jembatan ditangani melalui skema hibah dari BNPB.
Kepala Dinas PUPR Kebumen, Joni Hernawan, menyebut ada dua jembatan yang diusulkan ke pemerintah pusat, yakni:
- Jembatan Weton Kulon di Puring
- Jembatan Cacaban di Karangsambung
Menurutnya, proyek tersebut membutuhkan anggaran besar karena akan menggunakan konstruksi bentang baja tanpa pilar.
“Kalau dihitung itu butuh puluhan miliar karena pakai bentang baja non pilar,” ujarnya.
Anggaran Daerah Tidak Mencukupi
Pemerintah daerah mengakui keterbatasan anggaran untuk membiayai proyek infrastruktur skala besar tersebut, sehingga diperlukan dukungan dari APBN.
Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan prioritas penanganan infrastruktur.
Pembangunan Jembatan Weton Kulon menjadi langkah penting dalam memulihkan akses vital masyarakat pascabanjir 2022. Dengan dukungan dana pusat, proyek ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas dan mendorong kembali aktivitas ekonomi warga di wilayah Puring dan sekitarnya.

