KEBUMEN – Kabupaten Kebumen semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di jalur selatan Pulau Jawa. Didukung akses transportasi kereta api yang semakin mudah, wisatawan kini dapat menjelajahi berbagai destinasi alam Kebumen mulai dari pantai eksotis, goa bersejarah, air terjun alami, hingga kawasan geopark yang memiliki nilai geologi kelas dunia.
Salah satu pintu masuk utama menuju berbagai objek wisata tersebut adalah Stasiun Kebumen yang berada di pusat kota. Selain menjadi simpul transportasi penting di jalur selatan Jawa, stasiun ini kini berperan besar dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan Stasiun Kebumen saat ini melayani sebanyak 79 perjalanan kereta api setiap hari yang menghubungkan Kebumen dengan berbagai kota besar di Indonesia.
“Stasiun Kebumen saat ini melayani 79 perjalanan kereta api setiap hari yang menghubungkan pelanggan ke berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya hingga Ketapang,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Banyaknya perjalanan kereta yang berhenti di Stasiun Kebumen membuat akses menuju daerah ini semakin mudah dan nyaman. Hampir seluruh kereta api jarak jauh yang melintasi jalur selatan Pulau Jawa melayani pemberhentian di stasiun tersebut.
Kemudahan akses ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona alam Kebumen tanpa harus menempuh perjalanan darat yang panjang.
Salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Pantai Menganti yang berada di Kecamatan Ayah. Pantai ini menawarkan pemandangan Samudra Hindia yang berpadu dengan perbukitan hijau serta tebing-tebing alami yang memukau.
Keindahan panorama laut dari berbagai gardu pandang menjadikan Pantai Menganti sebagai salah satu ikon wisata Kebumen yang dikenal hingga luar daerah.
Masih berada di kawasan pesisir selatan, wisatawan juga dapat mengunjungi Pantai Karangbolong yang terkenal dengan tebing karang eksotis serta kawasan wisata Sagara View yang menyajikan pemandangan laut dari ketinggian.
Selain wisata pantai, Kebumen juga memiliki destinasi alam bawah tanah yang telah lama menjadi favorit wisatawan, yakni Goa Jatijajar. Goa alami ini dikenal dengan keindahan stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun.
“Selain menawarkan keindahan alam bawah tanah, Goa Jatijajar juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang melekat dalam cerita rakyat setempat,” kata As’ad.
Bagi wisatawan yang menyukai suasana alam yang tenang dan sejuk, Curug Silangit menjadi pilihan menarik. Lokasinya relatif dekat dari pusat kota dan dapat ditempuh sekitar 15 menit dari Stasiun Kebumen. Air terjun ini menawarkan suasana alami yang masih terjaga dengan lingkungan yang asri.
Tidak hanya itu, Kebumen juga dikenal sebagai wilayah yang memiliki kekayaan geologi luar biasa melalui Geopark Kebumen. Kawasan ini menyimpan berbagai situs geologi unik yang menjadi daya tarik wisata edukasi sekaligus penelitian.
Keberadaan geopark tersebut semakin melengkapi ragam destinasi yang dimiliki Kebumen, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, hingga wisata minat khusus.
Kemudahan akses transportasi turut berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna kereta api yang datang dan berangkat melalui Stasiun Kebumen.
Data PT KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan rata-rata volume penumpang per bulan pada tahun 2023 mencapai 46.750 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 52.853 penumpang pada tahun 2024 dan kembali naik menjadi 56.323 penumpang pada tahun 2025.
Tren positif tersebut berlanjut pada tahun 2026. Hingga Mei 2026, rata-rata jumlah penumpang bulanan di Stasiun Kebumen telah mencapai 64.685 orang.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi moda transportasi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan efisien.
Selain kereta komersial, Stasiun Kebumen juga melayani sejumlah kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO). Beberapa di antaranya adalah KA Bengawan relasi Purwosari–Pasarsenen, KA Kutojaya Selatan tujuan Bandung, serta KA Kahuripan yang melayani perjalanan hingga Jawa Timur.
“Kami berharap kehadiran Stasiun Kebumen dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Kebumen dan sekitarnya,” ujar As’ad.
Dengan akses transportasi yang semakin mudah, pilihan kereta yang beragam, serta kekayaan destinasi wisata yang terus berkembang, Kebumen kini semakin layak menjadi tujuan wisata unggulan di Jawa Tengah. Tidak lagi sekadar kota persinggahan di jalur selatan, Kebumen telah menjelma menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman wisata lengkap bagi para pelancong.

