KEBUMEN – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kebumen pada Jumat (9/1/2026) menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga di beberapa kecamatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil tidak dapat dihindari.
Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman mengatakan, aparat kepolisian bersama unsur terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
“Seluruh kejadian tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas sudah mendatangi lokasi, melakukan pendataan, serta membantu penanganan di lapangan,” ujar Kompol Faris, Sabtu (10/1/2026).
Di Kecamatan Ayah, pohon andem yang sudah mati tumbang dan menimpa rumah warga di Dukuh Wanasari, Desa Demangsari, Jumat siang sekitar pukul 14.30 WIB. Pohon roboh ke arah atap rumah milik Tri Ponidi (37) dan merusak bagian ruang keluarga. Pohon tumbang diduga akibat hujan deras disertai angin kencang.
Petugas Polsek Ayah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa segera mendatangi lokasi, melakukan pendataan saksi dan korban, serta membantu membersihkan material pohon dan puing bangunan.
Sementara itu di Kecamatan Petanahan, hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan dapur rumah milik Basriyah (59), warga Desa Karangduwur, ambruk pada Kamis (8/1/2026) malam sekitar pukul 22.15 WIB. Tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah berada di bagian depan saat kejadian.
Masih di Petanahan, pohon jati tumbang menimpa dapur rumah Andar Tofik Pambudi di Desa Tanjungsari, Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Pohon yang berada di tepi saluran air belakang rumah roboh akibat tanah yang labil dan terpaan angin kencang.
Kejadian serupa kembali terjadi Jumat malam sekitar pukul 23.35 WIB. Pohon adem ati tumbang dan menimpa dapur rumah Suwarso (62), warga Desa Banjarwinangun. Peristiwa tersebut diketahui saat korban sedang beristirahat dan mendengar suara keras dari bagian belakang rumah.
Polsek Petanahan bersama BPBD, pemerintah desa, dan warga setempat telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan korban dan saksi, serta membantu pembersihan material pohon dan bangunan yang rusak.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama terhadap potensi pohon tumbang, tanah labil, serta bangunan yang kondisinya sudah rapuh.


