Banyumas Raya

Pada tahun 2013, menurut laporan dariThe Lancet ,harapan hidup dari penduduk wanita Indonesia adalah 72,7 tahun sedangkan penduduk pria cuma 68,4 tahun. Hasil ini hampir sama dengan apa yg ada di Amerika Serikat, yg penduduk pria memiliki angka harapan hidup lima tahun lebih sedikit daripada penduduk wanitanya.
- KPK cecar eks wakil ketua Komisi II soal USD 103.000 terkait e-KTP
- Meski lagi populer, Via Vallen tidak malu jajan di pinggir jalan
- Menteri Rini minta pembebasan lahan proyek kereta cepat selesai akhir 2018
Rupanya ada dua kebiasaan yg membuat pria rentan meninggal di usia lebih muda dibanding wanita. Mulai dari merokok hingga stres. Nah buat Anda pria yg menginginkan hidup lebih lama dari harapan hidup ada baiknya anda melakukan cara panjang umur ini yg dikutip dariMen’sHealth, Senin (02/07/2018).

pria panjang umur 2018 liputan6.com
1. Meninggalkan merokok
Jumlah perokok pria lebih banyak dibandingkan wanita. Sehingga tidak heran seandainya lebih banyak pria yg terkena dampak buruknya. Dokter dari University of Wisconsins School of Medicine and Public Health, Amerika Serikat mengungkap kebiasaan merokok mampu memangkas usia hingga 15 tahun.
Namun bila Anda berhenti merokok dalam jangka waktu 15 tahun, risiko terkena penyakit jantung menurun. Bahkan risikonya sama dengan orang yg tak merokok.
2. Pangkas konsumsi minuman beralkohol
Pria cenderung beberapa kali lipat lebih tidak jarang alami mabuk akibat minuman beralkohol dibandingkan wanita. Padahal mengonsumsi minuman beralkohol dengan jumlah banyak dan kadang aneka penyakit mengintai. Seperti terkena kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker usus.
Cara terbaik bagi mengurangi dampak buruk dengan membatasi asupan minuman beralkohol. US Dietary Guidelines membatasi cuma beberapa gelas per hari.
Lepaskan stres
3. Rutin kontrol kesehatan
Pria terkenal lebih malas bagi mengunjungi dokter. Faktanya cuma ada 1 dari 4 pria yg rutin mengunjungi dokter berdasarkan National Center for Health Statistics. Para pria beralasan mereka sibuk, aneh ketika bertatapan dengan dokter hingga takut.
Berbeda halnya bila pria rutin mengontrol kesehatan, aneka gejala awal penyakit mampu dideteksi dini. Seperti pre diabetes atau tekanan darah tinggi.
4. Atur stres
Aneka tekanan pekerjaan, keluarga, ekonomi mampu membuat pria jadi stres. Pada ketika stres, tubuh menghasilkan hormon kortisol dan adrenalin. Bila tubuh menghasilkan kedua hormon tersebut dapat memicu tekanan darah dan kolesterol meningkat. Sehingga risiko terkena penyakit jantung seperti jantung koroner, serangan jantung, stroke meningkat.
5. Jaga kesehatan mental
Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention, dari total orang yg bunuh diri di Amerika Serikat 80 persen di antaranya pria. Sehingga tidak heran bila bunuh diri jadi penyebab kematian nomor tujuh pada pria.
“Pria seringkali merasa dirinya dapat melewati aneka persoalan sendiri. Namun ada kalanya mereka butuh bantuan orang lain,” kata anggota American Foundation for Suicide Prevention, Christine Moutier.
Rata-rata, pria merasa malu buat meminta bantuan orang yang lain mengenai persoalan yg sedang ia hadapi. Padahal justru hal itu tak boleh dikerjakan karena mampu menyebabkan gangguan psikis. Bagaimanapun kami sebagai makhluk sosial mulai membutuhkan bantuan orang lain. Sebab itu, kalau merasa memang telah tak kuat lagi bagi dihadapi sendiri, mintalah bantuan kepada orang terdekat seperti keluarga, sahabat, atau mungkin mampu ke psikiater.
Sumber: Liputan6.com [mg2]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

