Banyumas Raya

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan pedagang kaki lima (PKL) yg berdagang di trotoar di Jalan Sunan Ngampel dan Jalan Adityawarman I, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan telah daftarkan ke program OK OCE.
- Sandiaga ingin pedagang di pasar tradisional dilatih hadapi kebakaran
- Ini alasan Anies irit bicara selama pimpin DKI
- Sandiaga sebut 4.000 warga Jakarta alami gangguan jiwa
Kata Sandiaga terdapat 75 pedagang yg mendaftar. Kemudian dia juga mengungkapkan PKL yg berjualan khususnya PKL makanan memang dibutuhkan oleh warga, terlebih terdapat perkantoran.
“Mereka hadir di situ karena dibutuhkan oleh masyarakat sekitar, termasuk (karyawan) gedung-gedung tersebut, gedung PLN yg karyawannya kemarin secara volunteer tiba ke saya, bilang bahwa kalian butuh bagi makan pagi di sini, buat makan siang,” kata Sandiaga di Hotel Luminor, Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (1/3).
Karena masih dibutuhkan warga, Sandiaga mengizinkan PKL tetap berjualan di trotoar namun dengan catatan tetap memberikan ruang buat perjalan.
“Saya tanya yg berjalan kaki. Saya bilang terganggu nggak? (Dijawab) kalian justru perlu ini. Jadi karena itu bukan arteri jalan kaki. Karena trotoar itu memang harus menjadi fungsinya bagi pejalan kaki. Kita harus carikan jalan supaya ada sedikit ruang bagi pejalan kaki,” tutur dia.
Namum, kata dia perlu ada pembinaan yg serius bagi mengakomodir para PKL salah satunya dengan program OK OCE.
“Nah pemerintah harus mencari balancing bagaimana dapat mengelola teman-teman tersebut,” ujarnya. [rhm]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

