Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

JAKARTA, – Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya memprediksi posisi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mulai sulit dalam menghadapi Presiden Joko Widodo pada pemilihan presiden ( Pilpres) 2019.
Pasalnya, Prabowo tercatat telah beberapa kali mencalonkan diri, merupakan di Pilpres 2009 sebagai cawapres Megawati dan di Pilpres 2014 sebagai capres. Namun, Prabowo gagal.
“Kalau kami memakai pendekatan kualitatif atau pendekatan brand, sebuah produk yg pernah di-launching beberapa kali dan gagal berturut-turut biasanya sulit bagi di-launching ketiga kalinya dan berhasil. Itu Pak Prabowo menurut saya,” ujar Yunarto ketika dihubungi, Kamis (12/4/2018).
Menurut Yunarto, posisi Prabowo mulai lebih menguntungkan bila menjadi king maker dengan mengajukan calon lain. Misalnya, figur mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Belakangan mereka disebut-sebut sebagai calon kuat pendamping Prabowo.
Baca juga : 3 Faktor Ini Buat Prabowo Belum Pasti Maju Pilpres 2019
Yunarto mengatakan, meskipun elektabilitas Gatot dan Anies ketika ini masih rendah, namun ia menilai keduanya memiliki efek kejut yg tak dimiliki oleh Prabowo.
Ia mencontohkan bagaimana Anies bisa mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
“Saya meyakini peluang Gatot dan Anies masih ada. Walaupun elektabilitasnya rendah saat disurvei tetapi dia dapat milik efek kejut, daya kejut yg tak dimiliki oleh Prabowo. Jadi menurut aku faktor fresh itu telah hilang dari Prabowo dengan kegagalan beberapa kali yg dialami dari beberapa pemilu,” kata Yunarto.
“Itu menurut aku menarik bagi dikaji dalam konteks ingin memenangkan pertarungan dengan Jokowi yg tak mudah,” ucapnya.
Sementara seandainya dilihat dari sisi logistik, kata Yunarto, Gatot kemungkinan besar lebih bersiap daripada Anies.
Baca juga : Saat Prabowo Putuskan Kembali Jadi Capres…
Ia merujuk pada pernyataan mantan Kepala Staf Kostrad (Kas Kostrad) ABRI Kivlan Zen yang menyebut Gatot memiliki uang lebih banyak dibandingkan Prabowo.
Yunarto menyampaikan faktor kesiapan logistik sangat menentukan menentukan seseorang saat maju dalam pemilu.
“Celetukan Kivlan Zein menurut aku menyiratkan satu bahwa Gatot jangan-jangan lebih bersiap secara logistik,” tuturnya.
Keputusan buat memajukan calon yang lain selain Prabowo tentu juga memiliki dampak negatif, terutama buat Partai Gerindra.
Yunarto memastikan keputusan itu mulai sangat berpengaruh pada elektabilitas Gerindra.
Namun, hal itu mampu diantisipasi seandainya Prabowo berhasil meyakinkan konstituennya bahwa Gatot dan Anies atau figur yang lain yg diusung yaitu bagian dari Partai Gerindra.
“Kecuali dia (Prabowo) dapat membalik posisi politik Gatot atau Anies di Gerindra dan dalam waktu cepat dapat dianggap sebagai kembang baru Gerindra dengan menempatkan Prabowo sebagai seorang king maker saja. Kalau itu dapat dikerjakan dengan baik bukan tak mungkin terjadi win win solution,” kata Yunarto.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com
JAKARTA – Dunia internet sempat menghadapi gangguan besar pada 22 Oktober 2026. Sejumlah situs pemerintah dan layanan digital di berbagai negara dilaporkan tidak...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara memasuki babak baru. Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo...
CILACAP – Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah, sejak Jumat malam (30/10/2026) hingga Sabtu pagi (31/10/2026), memicu banjir...
Tokyo - Cuaca ekstrem hebat tengah melanda wilayah Jepang bagian selatan. Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan bahwa Topan Champi (Topan No. 30) telah...
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan dana siap...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
JAKARTA – Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah...
JAKARTA, BanyumasRaya.com – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika...
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam...
JAKARTA – Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menempati posisi Kepala...