Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Ada dua tips yg mampu dikerjakan orangtua buat membangun komunikasi yg positif dengan anak remajanya.
Hal tersebut terutama dalam situasi dan keadaan saat anak berperilaku tak menyenangkan atau tak diharapkan oleh orangtua. Berikut adalah dua tips dari Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog di acara program EF Mobile di SOS Childrens Villages Cibubur Jakarta, Senin, (05/08/2019).
1. Mendengar aktif
Cara ini mampu dikerjakan dengan duduk berdekatan dan sejajar dengan anak, tatap mata atau wajahnya, dengarkan tanpa menyela, tahan nasehat, dan tangkap emosi yg kelihatan atau terdengar dari anak.
Lalu tunjukkan bahwa kami memahami emosi yg anak rasakan. Dengan demikian anak mulai merasa diterima dan dihargai emosinya. Anak yg merasa dihargai mulai lebih gampang didekati dan diarahkan nantinya.
2. I message atau Pesan Saya
Saat menghadapi perilaku anak yg membuat kesal atau emosi, hindari “You message” atau kalimat dengan subjek Kamu”, diikuti dengan kata-kata yg menggeneralisasi misalnya, Kamu tuh ya, gak pernah mau dengar kata Ibu!” atau Kamu terus saja mengulangi kesalahan!”
Kata-kata seperti ini, mampu membuat anak merasa diserang dan tak diberikan kesempatan bagi memperlihatkan perubahan, yg pada akhirnya membuat mereka jadi malas bagi berubah.
Cobalah buat memakai “I message yg diawali dengan “Saya (orangtua) + Perasaan Saya (utarakan perasaan Anda) + Perilaku Anak”, misalnya, Ibu sedih, kamu tak mau mendengarkan kata-kata Ibu! atau Ayah kecewa kamu mengulangi lagi kesalahan yg sama!”
Nah, cara ini mampu diterima lebih baik oleh anak karena membuat mereka jadi tahu apa yg dirasakan oleh orangtuanya atau orang lain, sehingga mereka lebih terbuka, gampang bagi diajak bicara, diskusi, dan bekerjasama.
3. Self Care
Ketika berada dalam situasi atau keadaan yg memicu emosi, orangtua juga perlu melakukan dua cara sederhana seperti pernafasan kotak (tarik dan buang nafas perlahan sambil membayangkan membuat bentuk kotak), orientasi panca indera (fokus pada apa yg Anda lihat atau dengar ketika ini dan seterusnya), atau mencoba pertemukan ujung jari tangan kanan dengan kiri dulu rasakan denyutan di setiap ujung jari.
Lakukan berulang, hingga emosi atau rasa tak nyaman dalam diri selalu berkurang dan hilang.
“Dengan cara ini, kalian bisa menenangkan emosi kami sendiri, sehingga kami bisa berpikir lebih jernih, dan mampu melakukan pendekatan yg lebih baik kepada anak,” katanya. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan dana siap...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...