Banyumas Raya

Jakarta – Skizofrenia adalah gangguan mental yg terjadi dalam jangka panjang.
Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku.
Gejala tersebut yaitu gejala dari psikosis, merupakan keadaan di mana penderitanya kesulitan membedakan kenyataan dengan pikirannya sendiri, seperti yg dikutip dari siaran pers yg diterima ditinjau dr. Tjin Willy selaku dokter dari ALODOKTER, Jakarta, Senin, (08/07/2019).
Skizofrenia kadang disamakan dengan psikosis, padahal keduanya berbeda. Psikosis cuma salah sesuatu gejala dari dua gangguan mental, di antaranya skizofrenia.
Berdasarkan WHO, diperkirakan lebih dari 21 juta orang di semua dunia menderita skizofrenia.
Penderita skizofrenia juga berisiko 2-3 kali lebih tinggi mengalami kematian di usia muda. Di samping itu, setengah penderita skizofrenia diketahui juga menderita gangguan mental lain, seperti penyalahgunaan NAPZA, depresi, dan gangguan kecemasan.
Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, diperkirakan 1-2 orang tiap 1000 penduduk Indonesia mengalami gangguan jiwa berat, termasuk skizofrenia, dan hampir 15 persen penderitanya mengalami pemasungan.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

