Banyumas Raya

1. Wasekjen Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi
Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mengusulkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan nomor urut 02 Prabowo Subianto bagi langsung membubarkan koalisi partai politik pendukungnya dalam Pilpres 2019.
Menurut Rachland, mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput. Keterbelahan di masyarakat berpotensi menimbulkan benturan.
Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa. Baca selengkapnya.
Baca juga:
- BPN Prabowo-Sandiaga Minta Demokrat Jangan Bikin Gaduh
- TKN: Usul Demokrat soal Pembubaran Koalisi Tak Relevan dan Mengada-ada
2. Di Jepang, Sri Mulyani Ungkap Cara Tarik Pajak Google hingga Facebook
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seusai mengatakan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna ke 17 DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019).Di hadapan forum negara-negara anggota G20 di Fukuoka, Jepang, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dua strategi menarik pajak perusahaan-perusahaan digital akan dari Google hingga Facebook.
Strategi penarikan pajak perusahaan digital ini utama sebab besarnya potensi perpajakan industri digital belum tercermin dalam realisasi penerimaan perpajakan dalam negeri.
Bagaiman strateginya? Baca selengkapnya.
3. China Bakal Larang Ekspor Produk Teknologi ke AS
Ilustrasi perang dagangChina tengah mempersiapkan diri buat melarang ekspor sejumlah produk teknologi ke Amerika Serikat ( AS).
Jika kebijakan ini benar terwujud, maka ini adalah upaya balasan China terhadap AS yg memberlakukan pelarangan terhadap raksasa teknologi Huawei Technologies Co Ltd.
China sedang membangun mekanisme manajemen bagi melindungi teknologi-teknologi utama negara tersebut.
Baca selengkapnya.
4. Keuangan Sulit, Lion Air Ajukan Penundaan Pembayaran Jasa Bandara ke AP I
Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur dua waktu laluPT Lion Mentari Airlines melakukan permohonan penundaan pembayaran jasa kebandaraan di kuartal I kepada PT Angkasa Pura I (Persero).
Penundaan ini dikerjakan buat masa waktu Januari hingga Maret tahun ini.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

