Banyumas Raya

Sudah bukan kabar baru kalau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggalakkan startup lokal buat langsung menyandang gelar unicorn. Berbagai cara pun telah dilakukan, seperti membawa perusahaan rintisan digital andalan Tanah Air ke Silicon Valley buat ‘digembleng’, hingga memboyong mereka bagi mendekati investor.
- Menkominfo tegaskan tidak pernah minta Instagram hapus foto Amien Rais-Rizieq
- Menkominfo ingatkan sebar konten negatif berpengaruh pada karir
- Hindari pengedaran obat palsu, pemerintah bakal bagi e-Apotek
Terbaru, Kemkominfo dikabarkan mulai menggalang dana modal ventura berbasis teknologi yg mulai dikumpulkan dari kalangan konglomerat dan pengusaha papan atas di Indonesia. Nantinya, rencana tersebut mulai dieksekusi selama enam bulan ke depan bagi startup lokal.
“Kami dan investor dari investor di Indonesia harus memasuki pasar teknologi,” kata Menkominfo Rudiantara dalam pernyataannya sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (10/7/2018).
Pria yg karib disapa Chief RA ini berkata, rencana urunan dana dari konglomerat tersebut sekarang masih dalam tahap pembahasan strukturisasi dengan regulator keuangan negara, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sayang, Rudiantara enggan menjabarkan nominal donasi dari masing-masing investor dan totalnya secara keseluruhan.
Rudiantara justru berujar kalau ia telah melakukan temu diskusi dengan kalangan konglomerat buat mampu rembukan dan mendukung investasi seri A, B, dan C, serta bagaimana mampu mencapai tahap unicorn.
Untuk diketahui, unicorn adalah istilah buat startup yg secara valuasi bisnis telah mencapai angka USD 1 miliar. Diketahui kalau Sinar Mas Group telah berinvestasi, begitu pun dengan Djarum dan Astra. Namun, Rudiantara mengungkap kalau ketiga investor tersebut saja tidaklah cukup.
Sekadar informasi, iklim startup di Indonesia ketika ini dinilai cukup kondusif dan dapat memikat investor buat menyuntikkan modalnya. Investor tertarik dengan salah sesuatu faktor di mana demografis kalangan milenial di Indonesia gemar berbelanja online. Untuk sekarang, baru ada empat startup yg menyandang gelar unicorn, muai dari Go-Jek, Bukalapak, Tokopedia, hingga Traveloka.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Jeko I. R [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

