Banyumas Raya

– Setelah mengumumkan AirPower sekitar lebih dari sesuatu tahun lalu, Apple menetapkan membatalkan proyek pembuatan perangkat isi ulang nirkabel (wireless charger) itu.
Kabar ini diungkapkan segera oleh petinggi Apple, Dan Riciio selaku Senior Vice President Apple Hardware. Menurut Dan, keputusan itu diambil Apple karena setelah berupaya sekian lama, AirPower dianggap tak bisa memenuhi standar Apple.
“Setelah banyak upaya, kita menyimpulkan bahwa AirPower tak mencapai standar tinggi yg kalian tentukan dan kalian membatalkan proyek ini,” kata Dan Riccio lewat pernyataan resminya.
“Kami meminta maaf kepada para pelanggan yg menantikan peluncuran ini. Kami selalu yakin bahwa teknologi nirkabel adalah masa depan dan berkomitmen bagi mendorong pengalaman nirkabel ke depannya,” lanjutnya.
Baca juga: Peneliti Ungkap Bahaya Pemakaian Charger Palsu di iPhone
Dikutip Tekno dari The Register, Minggu (31/3/2019), pembatalan proyek produk yg telah diumumkan ke publik ini menjadi yg pertama kalinya dalam sejarah kepemimpinan CEO Apple, Tim Cook.
Apple AirPower diumumkan pada September 2017 dahulu dalam sebuah acara peluncuran, bersamaan dengan diperkenalkannya iPhone X dan AirPods.
Kala itu, Apple menyampaikan bahwa ambisi mereka adalah membuat sebuah wireless charger yg mampu mengisi daya dua perangkat secara bersamaan.
AirPower, didesain sebagai sebuah “alas” atau menyerupai matras yg bisa menyalurkan daya listrik secara nirkabel. Pengguna cukup meletakkan perangkat Apple punya mereka di atas matras tersebut, dan pengisian daya nirkabel mulai bekerja otomatis.
Apple tampaknya terlalu ambisius pada proyek wireless chargernya itu. Sehingga standar tinggi yg ditetapkan perusahaan malah sulit bagi diimplementasikan pada AirPower.
Baca juga: Samsung Bikin Wireless Charger Pesaing Apple Airpower?
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

