Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Avanza mendapat sebutan mobil sejuta umat. Mobil keluaran Toyota tersebut merajai pasar otomotif selama 14 tahun, tepatnya sejak pertama kali diluncurkan pada 2003 silam. Mobil dengan tipe Multi Purpose Venhicle (MPV) tersebut awalnya memang dikonsep sebagai mobil murah.
- Penjualan ‘jalan di tempat’, Toyota kurangi pasokan Avanza di Januari-Februari
- Seperti kehabisan ide, Nissan cuma luncurkan Grand Livina Special Version
Melihat kejayaan Avanza, dua pabrikan mobil yang lain kepincut buat membuat pesaing buat mobil sejuta umat itu. Namun ternyata memang tidak gampang mematahkan dominasi Avanza ini. Banyak dua pabrikan yg keok ketika berusaha mengeluarkan saingan bagi Avanza.
Suzuki misalnya, tidak selang dua tahun, produsen mobil itu mengeluarkan produk bernama Suzuki APV. Awalnya, mobil itu digadang-gadang dapat menyaingi dominasi Avanza di pasar mobil MPV. Namun hal tersebut tidak mampu dilakukan. APV tidak dapat membendung dominasi Avanza.
1. Suzuki APV

Suzuki APV ini pertama kali diproduksi pada 2004. Mobil ini dirancang oleh Suzuki di Jepang dan dirakit di Indonesia oleh PT Indomobil Suzuki International. APV ini didukung oleh mesin 1,5 liter atau 1,6 inline-4 yg menghasilkan tenaga 92 hp.
Kemudian pada November 2007, Suzuki merilis APV terbaru yakni, APV Arena. Suzuki APV generasi kedua ini menawarkan fitur yg lebih mewah dengan tipe Luxury/SGX sebagai model unggulan.
Meski peminat APV di Indonesia tidak sebanyak peminat Avanza, ternyata APV ini diekspor ke negara-negara seperti Australia , Aljazair, Aruba, Bolivia, Cile, Republik Dominika, Jamaika, Malaysia, Singapura, Brunei, Pakistan, Thailand, Trinidad dan Tobago, serta Filipina.
Kemudian pada 2011, diluncurkan versi pick-up yg disebut Suzuki Mega Carry.
2. Suzuki Ertiga
Tak cuma APV, Suzuki ini launching model yang lain yg digadang-gadang sebagai penantang Avanza, yakni Suzuki Ertiga. Mobil ini, pertama diproduksi oleh Suzuki pada 2012.
Nama Ertiga berasal dari bahasa Indonesia, merupakan gabungan dari: Er (dari huruf R) yg berarti Row (baris) dan Tiga yg berarti angka 3.
Memang mobil ini memiliki 3 baris pada interiornya dengan berkapasitas 7 orang penumpang dewasa/ tujuh seaters seperti MPV (Multi Purpose Vehicle). Suzuki Ertiga yaitu produk MPV Global berjenis Low MPV yg pertama dipasarkan di Indonesia.
Mobil Suzuki Ertiga ini memakai sistem penggerak roda depan (Front Wheel Drive/ FWD) dan dengan sasis monokok dengan mesin bensin K-Series 1373 cc.
3. Nissan Grand Livina

Mobil yang lain yg digadang-gadang sebagai penantang Avanza adalah, Nissan Grand Livina. Dulu, mobil ini juga sempat dilirik konsumen Indonesia bagi mobil keluarga. Karena, selain mampu membuat banyak penumpang, Grand Livina ini terkenal irit.
Mobil ini sebenarnya pertama dipopulerkan di China, kemudian pada 2007 akan masuk ke Indonesia. Nissan Grand Livina yg ada di tanah air ini yaitu rakitan dalam negeri.
Kala itu, bagi mewujudkan Nissan Grand Livina sebagai penantang Avanza, Nissan bersama Indomobil Grup, rela merogoh kocek hingga US$60 juta atau setara Rp824,7 miliar bagi investasi pembangunan pabrik, juga perluasan jaringan dealership ke segala Indonesia.
Namun usaha itu tidak cukup kuat bagi menundukkan kejayaan Avanza yg banyak diminati masyarakat Indonesia.
Padahal, pada ketika diluncurkan, Nissan Grand Livina ini memiliki dua keunggulan dibanding Toyota Avanza saat itu, yakni desainnya yg lebih segar dan memiliki kualitas kenyamanan yg sesuatu tingkat lebih baik.
Misalnya, kursi baris kedua Nissan Grand Livina telah mampu digeser maju mundur, juga kursi baris ketiganya yg bisa dilipat mendatar dengan lantai mobil. Namun tetap saja dominasi Avanza tidak terkalahkan.
4. Mobilio
Selanjutnya ada Honda yg coba peruntungan buat mematahkan dominasi Avanza. Produsen mobil ini mengeluarkan Honda Mobilio.
Awalnya, Honda Mobilio ini memang sempat booming. Banyak penggemarnya. Meski Mobilio ini mampu memuat tujuh orang, namun bentuknya lebih kecil dan tampilannya lebih mewah.
Namun, kehadiran Mobilio juga tidak dapat menggoyang dominasi Avanza, terlebih saat Honda Mobilio ini digunakan bagi armada taksi. Banyak konsumen yg engan lagi melirik Mobilio.
Honda Mobilio ini akan diperkenalkan di Indonesia pada 2014. Honda Mobilio ini memakai mesin 1.5L L15Z1 i-VTEC 16 valve dengan tenaga 118 PS @ 6600 RP, dengan torsi maksimal 14,8 N.m pada 4600 RPM.
Sistem suplai bahan bakarnya memakai teknologi PGM-FI yg bisa memakai bahan bakar secara minimal namun dapat mengeluarkan energy secara maksimal. Sistem suspensinya MacPherson Strut buat bagian depan dan H-Shape Torsion Beam buat bagian belakang.
5. Xpander
Terakhir ada Mitsubishi Xpander yg terang-terangan head to head dengan Toyota Avanza. Mitsubishi Xpander ini awal diperkenalkan pada pertengahan 2017 lalu. Kemudian akan didistribusikan ke konsumen pada akhir 2017.
Sejak dilucurkan, penjualan Xpander ini selalu mengalami tren positif. Berdasarka data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam waktu kurang dari sesuatu tahun telah mampu melibas dominasi Avanza.
Pada Januari 2018, penjualan Xpander ini telah nomor beberapa di segala Indonesia. Kemudian pada Februari 2018 berhasil menyalip angka penjualan Avanza.
Xpander unggul 627 unit dari Avanza. Pada bulan Februari, Mitsubishi sukses mendistribusikan sebanyak 7.400 unit Xpander.
Angka tersebut memamerkan peningkatan seandainya dibanding dengan bulan Januari. Di bulan pertama 2018 kemarin, penjualan secara wholesales Mitsubishi Xpander mencapai 7.079 unit.
Sedangkan Toyota Avanza justru mengalami penurunan. Selama Februari, Avanza cuma terjual sebanyak 6.773 unit. Jumlah itu menampakkan penurunan penjualan seandainya dibandingkan dengan bulan Januari, merupakan 7.543 unit.
Dengan raihan tersebut, Xpander benar-benar menyandang status sebagai “Avanza killer”.
6. Wuling
Kemudian ada lagi mobil pabrikan China yg mulai menjadi penantang di segmen MPV ini, yakni Wuling. Produsen mobil yang berasal China tersebut telah membuat pabrik perakitan di Indonesia dengan investasi US$700 juta atau sekitar Rp9,6 triliun.
Kini Wuling telah mengeluarkan beberapa produk andalannya, yakni Wuling Confero dan Wuling Cortez. Akankah pabrikan yang berasal negeri Tirai Bambu ini bisa bersaing dalam sengitnya persaingan pada segmen MPV di Indonesia?
(kpl/mat)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com


