Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Baru-baru masyarakat dihebohkan dengan larangan memakai GPS atau peta digital ketika berkendara. Terkait hal itu, polisi segera angkat bicara dan meluruskan berita yg beredar di ranah publik.
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, bukan dilarang memakai GPS ketika berkendara. Tetapi yg mulai ditindak adalah pengemudi yg aktif mengakses GPS, kemudian cuma mengemudi dengan sesuatu tangan.
“Jadi kalau dia sambil mengemudi, buka GPS, keliling sambil pegang motor tangan satu, kan tak boleh. Di Malaysia telah ditangkapin itu,” jelas Setyo dikutip dari laman ntmcpolri.
Setyo menuturkan, penggunaan GPS ini berbahaya karena banyak pengendara yg ketika berkendara tiba-tiba berhenti tanpa menepi di jalan. Biasanya, dikerjakan pengemudi angkutan online, baik ojek maupun taksi.
“Sebenarnya kalau GPS-nya ditempel di mobil dan digunakan buat mengetahui posisi dia, nggak ada masalah. Yang diarahin kan sebenarnya banyak pengemudi angkutan online yg ketika mendapat order, sambil naik motor atau naik mobil, dibuka orderannya tanpa menepi,” jelas dia.
Kata Setyo, manfaat aplikasi GPS ini sangat menolong pengendara dalam menemukan rute perjalanan. Namun menurut dia, pengendara tetap perlu memperhatikan tata cara penggunaan aplikasi GPS di ponsel agar tak membahayakan keselamatan berlalu lintas.
“Ya berhenti dulu, minggir, jangan tiba-tiba berhenti di tengah jalan atau sambil berkendara membuka aplikasi. Jadi dengan adanya teknologi jangan malah kami kembali tanpa aturan,” tegas dia.
Baru di Jakarta
Pelarangan kendaraan memakai GPS itu, berawal dari pernyataan pejabat Polda Metro Jaya.
Karena itu menurut Setyo, mengenai larangan penggunaan GPS ketika berkendara belum mulai diterapkan di semua Indonesia karena Polri sendiri belum mengkaji peraturan itu.
“Tidak mulai diterapkan di segala Indonesia. Itu telah diklarifikasi Kakorlantas, tak ada itu,” jelas dia.
Setyo menegaskan, pengendara yg ditilang itu yg memakai ponsel dan buka GPS ketika berkendara. Sehingga sesuatu tangannya di ponsel, sesuatu tangan di kemudi atau setir. “Itu jelas nggak boleh,” ujarnya.
Kata dia, di Singapura dan Malaysia, menelpon ketika mengemudi saja harus pakai handsfree. “Jadi ponsel itu tak dipegangin, jadi dia tetap nyetir beberapa tangan saja,” imbuhnya.
(kpl/mat)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa,...
JAKARTA – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi mengoperasikan pabrik kendaraan...
Benar bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong ketahanan energi diantaranya dengan memanfaatkansumber...
PT BYD Motor Indonesia memastikan pembangunan pabrik kendaraan listrik di kawasan industri...