Banyumas Raya

Jagat maya sempat dihebohkan postingan seorang pengendara Grabcar. Dia mendapat orderan bagi mengantar anak singa dari Bandara Halim Perdana Kusuma ke Taman Safari Indonesia.
- Cara gampang atur keuangan buat pengemudi online agar cicilan lancar
- Waspada, begini akibatnya bila berkendara sambil bermain ponsel
- Kisah Stephen Hawking jadi penjahat di iklan mobil Jaguar
Dalam capture atau tangkapan layar, tertulis pesan dalam orderan “Bawa barang aja ya mas, anak singa.”
Dalam tangkapan layar yg beredar di media sosial itu juga, anak singa bertengger di atas jok kursi depan mobil dengan muka lesu. Anak raja hutan itu dirantai pada bagian lehernya agar tak lepas.
Pada tangkapan layar kedua, sopir Grabcar itu menceritakan pengalamannya membawa anak singa itu. Pengemudi Grabcar mengaku takut ketika membawa anak singa itu kepada kontak temannya lewat WhatsApp.
“Saya hampir dicakar,” tulisnya.
Terkait dengan hal tersebut, pihak Taman Safari Indonesia angkat bicara, mereka membantah adanya pengiriman anak singa dari Halim Perdanakusuma ke Taman Safari, memakai transportasi online. Apalagi disebutkan tanpa memakai kandang transport.
“Kami Taman Safari Indonesia menyatakan bahwa berita tersebut tak benar,” seperti ditulis dalam website resmi Taman Safari Indonesia.
Pihak Taman Safari Indonesia memastikan, seekor Singa dalam foto tersebut bukan satwa punya di sana.
Dalam website itu juga disebutkan, Taman Safari Indonesia memiliki prosedur pemindahan satwa. Salah satunya adalah satwa yg dipindahkan wajib memakai kandang transport sesuai dengan klasifikasi satwa.
“Dalam berita tersebut disampaikan bahwa satwa tersebut dijemput di Bandara, hal tersebut tak mungkin karena pihak karantina bandara, maskapai penerbangan, dan otoritas bandara memiliki prosedur tinggi bagi pengangkutan satwa,” seperti ditulis dalam website itu.
(kpl/Mat)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

