Otomotif

Dishub Batal Menerapkan 15 Jam Ganjil Genap Di Jakarta

Share
Share

Banyumas Raya

JAKARTA, – Melalui Dinas Perhubungan ( Dishub), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memutuskan 16 ruas baru yg mulai terkena dampak ganjil genap. Perluasan ini mulai langsung diimplementasikan secara menyeluruh pada 9 September 2019 mendatang.

Meski makin luas, tetapi waktu pelaksanaannya ternyata tak berlangsung selama 15 jam seperti yg diusulkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ). Hanya saja memang ketika sore hari waktunya bertambah sesuatu jam hingga pukul 21.00 WIB.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, pihaknya telah melakukan analisis mendalam soal ruas termasuk penerapan yg ideal. Berangkat dari kajian tersebut, maka usulan BPTJ bagi Jakarta menerapkan kembali ganjil genap seperti Asian Games 2018 dahulu pun tak terpakai.

“Terhadap usulan BPTJ, harus kami pahami bila Jakarta adalah Ibu Kota negara, pusat kegiatan bisnis dan jasa. Sehingga pemerintah mendorong buat menyiapkan mobilitas warga, dalam konteks ini penerapan ganjil genap beberapa periode pagi dan sore, bukan sepanjang waktu,” ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Simak, Ini Daftar Ruas Jalan Baru yg Kena Ganjil Genap

Walau kenyataannya tetap mengacu waktu ganjil genap reguleler, tetapi Syafrin menjelaskan ada langkah yang lain yg dikerjakan bagi mengimbangi persoalan kemacetan dahulu lintas, yakni dengan melakukan implementasi secara komprehensif.

Infografis perluasan sistem ganjil genap di Jakarta.Dok. Dinas Perhubungan DKI Jakarta Infografis perluasan sistem ganjil genap di Jakarta.

Dia menjelaskan ketika siang hari di mana banyak kendaraan masuk ke Jakarta, Dishub mulai menerapakan strategi transport demand management dengan cara mendongkrak tarif parkir dengan kisaran yg cukup tinggi. Sayangnya, belum ada kejelasan di mana saja titik-titiknya.

“Sehingga dengan implementasi pada periode pagi dan sore hari, di tengah-tengah kami ada kebijakan tarif parkir yg tinggi. Dengan perluasan ganjil genap mulai efektif meningkatkan kinerja dulu lintas pada 25 ruas jalan tadi dan otomatis memperbaiki kualitas udara,” kata Syafrin.

Sebelumnya, Kepala BPTJ Bambang Prihartono, berharap implementasi ganjil genap di jalan arteri Jakarta dapat berlangsung selama 15 jam. Dasar alasannya adalah kinerja dahulu lintas ketika ini yg mengalami penurunan bila dibandingkan ketika Asian Games lalu.

Jika pada ketika Asian Games menurut rekapitulasi kecepatan jalan arteri yg diberlakukan ganjil genap mencapai 36,83 kpj, maka pada Juli 2019 memperlihatkan bahwa kecepatan kendaraan turun menjadi 30,85 kpj. Dalam kata lain, ketika ini keadaan dahulu lintas di Jakarta lebih macet.

Petugas BPTJ menghitung jumlah kendaraan yg melintas di jalur Tol Tangerang-Jakarta ketika uji mencoba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta mampu mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen./ANDREAS LUKAS ALTOBEL Petugas BPTJ menghitung jumlah kendaraan yg melintas di jalur Tol Tangerang-Jakarta ketika uji mencoba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta mampu mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.

Baca juga: Simak Aturan Baru Perluasan Ganjil Genap Jakarta [VIDEO]

Dari segi volume, capacity, ratio (VC Ratio) pada jalan arteri juga tercatat mengalami kenaikan. Saat Asian Games VC Ration memperlihatkan 0,60, tetapi Juli dahulu naik menjadi 0,69. VC Ration sendiri yaitu perbandingan jumlah kendaraan dengan kapasitas jalan dalam sesuatu waktu, bila angkanya naik berarti kepadatan kendaraan meningkat yg menyebabkan kelancaran berkurang.

“Data-data tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan ganjil genap cukup efektif menjadi solusi mengurangi kemacetan dan tentunya berdampak pula pada pengurangan polusi udara,” ujar Bambang.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
NasionalOtomotif

Investasi Awal Rp 4,8 Triliun, VinFast Resmikan Operasi Pabrik EV di Subang, Perkuat Ambisi Indonesia Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Global

JAKARTA – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi mengoperasikan pabrik kendaraan...

NasionalOtomotif

Toyota Dorong Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen dan Ethanol

Benar bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong ketahanan energi diantaranya dengan memanfaatkansumber...

NasionalOtomotifTeknologi

BYD Motor Indonesia Memastikan Pembangunan Pabrik Senilai 16,38 triliun Akan Selesai Di Tahun Ini

PT BYD Motor Indonesia memastikan pembangunan pabrik kendaraan listrik di kawasan industri...

Otomotif

New Carry Jadi Model Mobil Suzuki Terlaris Di 2019

Banyumas Raya Jakarta - Sepanjang 2019 lalu, Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan...