Banyumas Raya

Di Indonesia banyak sekali motor legendaris. Motor-motor tersebut sangat tenar di zamannya. Bahkan, dua di antaranya menjadi koleksi berharga. Seperti dua waktu yg lalu, ada Honda Astrea Grand laku hingga Rp80 juta.
- Pria ini ubah Honda Beat standar jadi tenaga listrik dalam 24 hari
- Inden All New Honda PCX 12 ribu unit per Desember, konsumen terima Maret
- Harga resmi All New Honda PCX: Rp 27,7 juta buat tipe CBS dan Rp 30,7 juta ABS
Kemudian ada Yamaha RX King keluaran 1993 hasil restorasi, yg ditawar sejumlah orang hingga ratusan juta rupiah.
Motor-motor lawas yg justru kini menjadi incaran kolektor dan para pecinta otomotif memang telah disuntik mati atau tak diproduksi lagi sejak lama. Maka dari itu harganya jadi cukup mahal.
Dikutip dari laman liputan6.com, berikut deretan motor legendaris yg sangat terkenal di zamannya.
1. Yamaha RX King
RX King diproduksi pada 1983 – 2008. Motor sport 2-tak berkapasitas 135cc ini mendapat julukan sebagai raja jalanan, yg dapat menghempaskan tenaga maksimal 18 Tk pada 9.000 rpm dengan torsi 5,1 Nm pada putaran 8.000 rpm.
2. Honda Astrea Grand

Suksesnya Honda dengan produk-produk C100, pada 1991 Honda merilis motor bebek yg diberi label Astrea Grand. Motor ini tetap mengusung model retro seperti pendahulunya yakni Star dan Prima.
Keiritan konsumsi bahan bakar Honda Astra Grand mampu mencapai 60-77 km/liter dengan kecepatan rata-rata 55 km/jam.
Pada 1994, Astrea Grand mengalami sedikit perubahan di bagian ekor. Honda memberikan sejenis topi pada lampu belakang, atau yg disebut spoiler duck tail.
Pihak Astra Honda Motor (AHM) sendiri mengakui Astrea Grand yaitu salah sesuatu motor legendaris yg banyak diminati pada masanya. Astrea Series kemudian dihentikan produksinya setelah masuknya era Supra.
3. Vespa
(Foto/Liputan6.com)
Siapa yg tidak kenal dengan Vespa? salah sesuatu motor paling legendaris dalam sejarah roda 2 di dunia. Dimulai sejak era Vespa 2-Tak kontemporer, sampai Vespa Modern seperti sekarang ini. Vespa yaitu motor berjenis skuter yg berasal dari Italia, dengan perusahaan induk Piaggio.
Untuk Vespa jadul produksi tahun 1946-1985, Vespa keluar dengan dua model yakni Vespa 98, Vespa 125, Vespa GS, Vespa 150 GL, Vespa Super Sprint 90, Vespa 125 PRIMAVERA, Vespa 50 S, dan Vespa 125 T5 Pole Position.
4. Binter

Kawasaki menjadi pabrikan yg pertama kali launching motor sport dengan mesin yg berkapasitas “besar” di zamannya. Sempat memakai nama Binter di Indonesia yg dipakai pada tahun 1984-1985 saat Kawasaki-Binter di Indonesia menutup usahanya.
Salah sesuatu contoh modelnya yakni Binter GTO 110, yg diproduksi pada tahun 1980, menjadi produk Kawasaki pertama yg bermesin 2 Tak berkapasitas mesin 110 cc. Selain 110 cc ada juga versi 125 cc yg pernah dijual oleh Binter di Indonesia.
Tren Binter cukup melesat karena kehadiran Binter Merzy 200, yg juga dikenal dengan Kawasaki KZ200. Kawasaki Binter Merzy 200 pertama kali diperkenalkan bagi pasar sepeda motor di Indonesia pada tahun 1980-an. Motor sport yg pada waktu itu juga disebut dengan “motor jantan” ini telah memakai mesin berteknologi 4-Tak.
5. Honda WIN
Tahun 1984, Honda Win dilahirkan dan menjadi idola baru sampai beberapa dekade berikutnya. Keputusan PT Federal Motor yg kini menjadi PT Astra Honda Motor (AHM), buat menggantikan Honda 90Z alias Honda Astra dengan Honda Win adalah langkah yg tepat.
Sejalan dengan evolusi yg dialami Honda Super Cub ke Honda Astrea, Honda Win juga dikemas dengan desain yg lebih kotak ketimbang Honda 90Z.
Memanfaatkan mesin berkapasitas 97 cc, motor yg sesuatu ini sukses mengungguli beberapa bersaudara GL, Honda GL-Pro neotech 145 cc, dan sang adik GL-Max 125 cc yg hadir ketika masa hidup Honda Win.
(kpl/mat)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

