Banyumas Raya

SUKABUMI, – Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengakui tiga kartu baru dari capres petahana Joko Widodo masih harus selalu disosialisasikan ke masyarakat.
Ketiga kartu baru itu ialah Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Kartu Pra-kerja.
Hal itu disampaikan Ma’ruf menanggapi survei Indo Barometer ihwal minimnya pengetahuan masyarakat terkait tiga kartu baru Jokowi tersebut.
“Ya harus kalian selalu sosialisasikan (ke masyarakat),” ujar Ma’ruf di sela safari politiknya di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/4/2019).
Baca juga: Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Belum Tahu Tiga Kartu Baru Jokowi
Ia menambahkan penggunaan kartu bagi pelayanan sosial di berbagai bidang yg ditujukan kepada masyarakat sangat utama di era sistem daring seperti ini.
Ma’ruf menyampaikan pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan selainnya tidak mulai efisien seandainya tak memakai kartu seperti yg telah dikerjakan di pemerintahan Jokowi.
“Apalagi tak pakai kartu. Kalau nanti masyarakat telah melek kartu, melek digital, nanti tak perlu lagi pakai kartu, cukup pakai hand phone,” lanjut dia.
Baca juga: Jokowi Ingatkan, 3 Kartu Saktinya Baru Diwujudkan Tahun 2020
Diberitakan sebelumnya, mayoritas tiga kartu baru yg ditawarkan capres petahana Joko Widodo belum banyak diketahui oleh publik.
Berdasarkan survei Indo Barometer yg dikerjakan pada 15-21 Maret 2019, baru 31,76 persen masyarakat yg mengetahui tiga kartu baru Jokowi.
“Dari data survei, diketahui terkait Kartu Sembako Murah tercatat sebanyak 40,5 persen yg tahu. Terkait KIP Kuliah sebanyak 27 persen yg tahu. Sedangkan terkait Kartu Pra-kerja 27,8 persen yg tahu,” ujar peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli di lokasi pemaparan survei di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).
Bila dirata-ratakan dari jumlah tersebut, cuma 31,76 persen masyarakat yg mengenal ketiga kartu baru tersebut.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

