Nasional

Kepak Sayap Kebhinekaan Seharga Milyaran Rupiah

Share
Share

Meski sudah menjabat sebagai ketua DPR RI, PDIP ternyata tidak percaya diri terkait popularitas Puan Maharani. Buktinya, mereka rela merogoh kocek dalam-dalam dan mengeluarkan milyaran rupiah untuk memajang wajah Puan Maharani di hampir setiap penjuru kota besar di Pulau Jawa dan Sumatera.

Biaya milyaran rupiah untuk baliho Kepak Sayap Kebhinekaan bukan tanpa hitungan omong kosong. Sebagai informasi, satu baliho berukuran 4 x 6 meter memiliki nilai sewa reklame (NSR) sekitar 10-20 juta per bulan. Nilai sewa ini sudah termasuk pajak reklame dan biaya penerangan.

Biaya sewa baliho ini juga tergantung ukuran dan lokasinya. Semakin strategis lokasi baliho, harganya juga semakin mahal. Begitu pula dengan ukurannya.

Mari kita ambil hitungan kasar satu baliho ukuran 4 x 6 meter dihargai 15 juta rupiah. Bila dalam satu kota ada 45 titik baliho yang dipasangi poster Kepak Sayap Kebhinekaan, maka biaya yang harus dikeluarkan mencapai 675 juta rupiah untuk satu bulan.

Ini baru satu kota. Sekarang hitung sendiri ada berapa kota di Pulau Jawa dan Sumatera yang sudah diramaikan baliho Kepak Sayap Kebhinekaan. Bila ada 10 kota, itu berarti sudah 6,75 milyar rupiah yang harus dikeluarkan. Angka yang sangat fantastis.

Tapi, angka ini sepadan dengan tujuan yang hendak dicapai. Ya, baliho Kepak Sayap Kebhinekaan diharapkan mampu menaikkan popularitas Puan Maharani agar bisa bersaing di kontestasi pilpres 2024.

Elektabilitas Puan Maharani Masih Jauh di Bawah Ekspektasi

Selama ini, meski sudah menjabat sebagai Ketua DPR RI, nama Puan nyaris tidak terdengar. Baik popularitas maupun elektabilitas Puan masih kalah dengan beberapa nama lain yang seperti Ganjar Pranowo atau Tri Rismaharini. Dalam 2 bulan terakhir, beberapa lembaga survei menempatkan nama Puan di urutan 10 ke bawah, dengan nilai elektabilitas hanya sekitar 1-3 persen.

Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting misalnya, pada April mencatat elektabilitas Puan hanya 1,7 persen. Pada Juni, Arus Survei Indonesia (ASI) menyatakan elektabilitas hanya 2,3 persen. Kemudian lembaga Voxpol Center pada Juli mencatat elektabilitas Puan hanya 1,3 persen di posisi ke-10.

Masih rendahnya elektabilitas Puan meski sudah dibantu baliho Kepak Sayap Kebhinekaan menurut saya karena tidak ada tema atau nilai jual yang dimiliki Puan. Berbeda dengan Jokowi, yang pada pilpres 2014 mengusung tema kesederhanaan. Tema kebhinekaan terlalu normatif dan sulit untuk dipahami rakyat awam.

Bila PDIP terus memakai strategi konservatif nan kuno seperti ini, yakni hanya mengandalkan ribuan baliho yang memajang wajah Puan, hampir bisa dipastikan elektabilitas Puan tidak akan beranjak naik. PDIP hanya membakar milyaran rupiah.

Posisinya sebagai Ketua DPR RI tidak banyak membantu Puan karena jabatan ini bukan jabatan strategis yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Berbeda dengan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo atau Tri Rismaharini, yang meski secara struktural posisi jabatan mereka di bawah Puan, tapi kebijakan mereka bisa dirasakan langsung oleh rakyat.

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak...

BanyumasNasional

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi...

Nasional

Jaksa Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat...