Jika Jadi Tahanan Rumah, Ba’asyir Janji Tidak Lagi Terlibat Terorisme

oleh -315 Dilihat

Banyumas Raya

JAKARTA, – Keluarga Abu Bakar Ba’asyir meyakinkan pemerintah Indonesia bahwa Ba’asyir tak mulai lagi terlibat di dalam kegiatan terorisme.

Komitmen itu sejalan dengan keputusan Presiden Joko Widodo memindahkan Ba’asyir dari Lapas Gunung Sindur ke rumahnya di Sukoharjo, Jawa Tengah, sekaligus mengubah statusnya menjadi tahanan rumah atas alasan kesehatan.

“Ia (keluarga) telah janji. Baiat-baiat, itu enggak ada lagilah. Apalagi menjurus bagi mengajak orang buat (melakukan teror), enggaklah. Itu janji. Saya rasa itu bagus,” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Diketahui, Menhan melapor kepada Presiden bahwa ia baru saja bersilaturahmi dengan putra Abu Bakar Ba’asyir, Abdul Rochim Ba’asyir, Selasa (27/2/2018) kemarin.

Ryamizard mengatakan kepada Presiden bahwa keluarga menginginkan agar Ba’asyir dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur ke rumahnya dan diubah statusnya menjadi tahanan rumah.

(Baca juga : Bertemu Jokowi, Menhan Bantah Bahas Abolisi Abu Bakar Baasyir)

 

Alasannya, kesehatan Ba’asyir semakin menurun dan dengan status tahanan rumah, pihak keluarga mampu merawatnya secara langsung.

Presiden pun menyetujui keinginan keluarga itu. Presiden Jokowi sebelumnya juga sudah mendapatkan keterangan soal menurunnya kesehatan Ba’asyir dan memang berencana mengubah statusnya menjadi tahanan rumah.

“Itu memang idenya beliau (Presiden). Jadi yg utama dia (Ba’asyir) menjadi tahanan rumah saja lebih bagus. Kan ada saudara, anak, cucu, kayak di rumah sendiri,” ujar Ryamizard.

Meski demikian, Ryamizard memastikan, Ba’asyir tetap dalam pantauan kepolisian. Tak cuma buat memastikan ia memenuhi janjinya tak terlibat lagi dalam kelompok terorisme, sekaligus juga memberikan jaminan keamanan buat Ba’asyir sendiri.

“Kami mulai jaga dia. Jangan sampai (ada orang yang) mengatakan, ‘loh kok lalu kami puja-puja, sekarang berubah?’ Nah makanya kalian mulai jaga dia. Zaman sekarang apa sih yg enggak dapat dilakukan,” lanjut Ryamizard.

TV Dewan Perwakilan Rakyat sejauh ini menyerahkan keputusan grasi Abu Bakar Ba’asyir, Kepada Presiden Joko Widodo.

 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.