Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

JAKARTA, – Mantan Ketua Umum Pusat Pimpinan Muhammadiyah Buya Syafii Maarif menegaskan, kelompok besar masyarakat yg jarang mengungkapkan pandangannya (silent majority), harus bersuara dalam menghadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.
Sebab, ujaran kebencian dan ancaman aksi kekerasan berupa persekusi dengan isu SARA mulai berpotensi mengganggu jalannya proses pemilihan. Pria yg akrab disapa Buya Syafii itu ingin segala masyarakat bersuara dan melawan narasi kebencian dan persekusi secara bijaksana.
/Ihsanuddin Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di Gedung PPATK, Jakarta, Selasa (19/12/2017).“Orang-orang normal jangan diam. Jangan diam. Kalau diam, nanti mulai semakin merajalela,” ujarnya di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (29/3/2018).
Buya Syafii mengakui bahwa upaya tersebut berisiko untuk diri seseorang. Namun demikian, hal itu patut dikerjakan buat menegakkan kualitas demokrasi yg sehat. Sebab, seringkali ada pihak tertentu yg memakai identitas tertentu buat memancing konflik yg tidak terkendali.
Baca juga : Negara Jangan Anggap Remeh Pengaruh Ujaran Kebencian dan Hoaks
Ia berharap pihak-pihak yg menjunjung nilai keberagaman dan kemajemukan harus menjadi sosok perlawanan utama.
Upaya perlawanan aksi ujaran kebencian dan persekusi harus dikerjakan dengan pikiran sejuk dan sikap yg tegas.
Menurutnya, seandainya penanganan dikerjakan dengan cara-cara kekerasan, justru mulai memperparah konflik di kalangan masyarakat.
“Dan aku telah banyak bicara, kelompok yg menyalahgunakan identitas SARA mulai menimbulkan bahaya. Kita harus berhadapan dengan sikao sejuk tetapi tetap tegas,” katanya.
Buya menilai, seandainya orang-orang berakal sehat memilih diam dalam menghadapi ujaran kebencian dan persekusi, maka efeknya mulai meluas.
Baca juga : Banyak Hoaks, NU-Muhamadiyah Imbau Umat Perkuat Persatuan NKRI
“Kalau orang berakal sehat diam, ini mulai membuat yg yang lain tak waras, ujaran kebencian di medsos menjadi tidak terkendali. Jadi tantangannya cukup berat,” ujarnya.
Di sesuatu sisi, pihak kepolisian juga tak memberi tempat untuk pihak-pihak yg melakukan ujaran kebencian dan aksi persekusi.
“Kita berharap aparat begitu, jangan dibiarkan nanti muncul “polisi-polisi swasta” yg sewenang-wenang,” katanya.
Ia mengingatkan agar Indonesia tak menjadi Suriah, Irak, dan Mesir, yg menjadi rapuh akibat ujaran kebencian di dalam masyarakatnya.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menempati posisi Kepala...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material...
Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali...