Nasional

Adu Klaim Elektabilitas Jokowi Dan Prabowo Di Jateng Dan Jabar

Share
Share

Banyumas Raya

Menjelang hari pemungutan suara pada 17 April 2019, masing-masing tim sukses pasangan capres dan cawapres mengerahkan semua strategi bagi mengungguli pasangan lawan.

Salah satunya, strategi klaim elektabilitas yg terjadi dua minggu terakhir.

Klaim elektabilitas dikerjakan kedua kubu, baik kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin, maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Klaim itu ada yg berdasar pada hasil survei lembaga internal, ada pula yg mengutip lembaga survei.

Seperti apa klaim kedua kubu?

Klaim Kubu Jokowi

Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Maruf Amin (TKN) Hasto Kristiyanto ketika memberikan informasi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019). /KRISTIAN ERDIANTO Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Maruf Amin (TKN) Hasto Kristiyanto ketika memberikan informasi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, dua kali menyebutkan bahwa angka keterpilihan atau elektabilitas jagoannya di Provinsi  Jawa Barat meningkat, bahkan mengungguli rivalnya, Prabowo-Sandi.

Jawa Barat menjadi wilayah yg menjadi salah sesuatu pusat perhatian kubu ini, mengingat pada Pilpres  20014, Jokowi kalah telak di tanah Sunda, seandainya dibanding dengan Prabowo yg waktu itu berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Perolehan suara pada 2014, Jokowi tertinggal 20 persen dari Prabowo.

Kini, timses Jokowi-Ma’ruf mengklaim elektabilitas Jokowi di Jawa Barat sudah mengungguli Prabowo.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, bahkan menyebut elektabilitas Jokowi di Jawa Barat berada di angka 52,5 persen, atau 4,1 persen di atas elektabilitas Prabowo.

Baca juga: Saling Klaim Elektabilitas, Jokowi Kuasai Jabar dan Prabowo Unggul di Jateng

Ia menyebut, angka ini didapatkan dari hasil survei internal timnya.

“Dari hasil kerja partai pengusung dan relawan, memamerkan tren yg positif kepada Jokowi-Ma’ruf, sehingga aku meyakini elektabilitasnya masih mulai selalu naik,” kata Hasto, Sabtu (23/2/2019).

Selain itu, Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat, Ridwan Kamil, peningkatan ini memiliki tren yg positif.

Ridwan juga meyakini, seandainya dengan posisi kalah 20 persen saja Jokowi mampu terpilih menjadi presiden, apalagi dengan mengunggulinya.

Baca juga: Hasto Klaim Elektabilitas Jokowi-Maruf Ungguli Prabowo-Sandi di Jawa Barat

Angka yang lain disampaikan oleh Anggota Dewan Penasihat (TKN) Jokowi-Ma’ruf,  Muhaimin Iskandar.

Pria yg akrab disapa Cak Imin ini, menyebutkan, masih terjadi persaingan ketat di wilayah Jawa Barat.

Ia mengklaim, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf telah mencapai 51 persen di Jawa Barat.

Sementara, Juru Bicara TKD Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat, Ismaya, menyebut di Kabupaten Garut elektabilitas pasangan nomor urut o1 itu sebesar 41 persen suara, sementara Prabowo-Sandi 7 persen di atasnya dengan 48 persen suara.

Sementara, di Jawa Tengah yg terkenal sebagai basis suara Jokowi, pihak TKN meyakini pemilih petahana telah solid dan sulit buat berubah.

Baca juga: Muhaimin Klaim Jokowi-Maruf Unggul di Jawa Barat

Klaim Kubu Prabowo

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno dan pimpinan BPN Prabowo-Sandiaga memberikan informasi pers di Lorin Solo Hotel Jalan Adi Sucipto, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (8/2/2019)./LABIB ZAMANI Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno dan pimpinan BPN Prabowo-Sandiaga memberikan informasi pers di Lorin Solo Hotel Jalan Adi Sucipto, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (8/2/2019).

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga juga mengklaim peningkatan suaranya di Jawa Tengah.

Selain menjadi provinsi dengan penduduk terpadat ketiga di Indonesia, Jawa Tengah juga yaitu basis simpatisan partai-partai koalisi pendukung Jokowi.

Wakil Ketua BPN Ahmad Muzani megklaim elektabilitas Prabowo-Sandiaga meningkat di Jawa Tengah, sementara Jokowi menurun.

“Suara Pak Prabowo di Jawa Tengah telah akan meningkat. Suara Jokowi berkurang,” ujarnya, Jumat (22/2/2019).

Pada pemilu sebelumnya, perolehan suara Prabowo-Hatta kalah jauh dari Jokowi-Jusuf Kalla.

Jawa Barat yg menjadi lumbung suara untuk Prabowo, menurut Muzani, tetap dijaga suaranya.

Adapun, Jawa Tengah konsisten mulai diintersepsi buat meningkatkan raihan dukungan nasional.

Baca juga: BPN Klaim Elektabilitas Prabowo Naik di Jateng, Elektabilitas Jokowi Turun

BPN mengklaim selisih suara di Jawa Tengah semakin tipis, bahkan calon wakil presiden, Sandiaga Uno, menyebut selisihnya cuma tersisa 1 digit saja.

“Selisih telah single digit. Tapi kalian mesti kerja keras. Kami telah lewat 40 persen dan single digit,” kata Sandiaga, pada akhir Januari 2019.

Juru bicara BPN, Pipin Sopian, menyebutkan, pemilih di Jawa Barat loyal terhadap Prabowo.

“Kami milik survei sendiri di Jawa Barat masih dikuasai oleh Prabowo-Sandia, karena pemilih Jawa Barat itu pemilih loyal, ideologis dan pemilih aktif,” kata Pipin,. Senin (25/2/2019).

Tak cuma itu, Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso mengklaim kubunya telah menguasai suara di 4 provinsi di Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan DIY.

Baca juga: Timses Klaim Pemilih Jawa Barat Loyal ke Prabowo

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
Nasional

Kasus MBG Bertambah, Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan...

Nasional

Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Rampung, Kualitas SDM hingga Risiko Beban Anggaran Jadi Sorotan

JAKARTA – Proses rekrutmen sekitar 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)...

Nasional

Aksi Bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”, BEM UI Sampaikan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama ratusan mahasiswa...

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak...