Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Pada dasarnya, bencana apapun bentuknya adalah sebuah pristiwa traumatis. Ini mulai memberikan efek trauma kepada anak dan juga para remaja. Lantas, bagaimana mengatasinya?
Menurut Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dr. Tjhin Wiguna, SpKJ, ketika ditemui di seminar kesehatan Jiwa di FKUI, Jumat, (12/10/2018), ada sebuah analogi bencana alam yg berdampak dalam kehidupan dan psikologi seorang remaja.
“Misalnya, bencananya sekali, tetapi pengalaman hidup itu terkumpul di otak kita. Itu seperti kami makan setiap hari tetapi kalian tak buang air besar,” ujar Tjhin.
Sebagai orang tua, tentu harus menolong para remaja keluar dari persoalan traumatik tersebut. Istilahnya, menolong bagi mencerna agar remaja dapat mengeluarkan apa yg mereka rasakan. Sehingga, para remaja dapat mengatasi masalahnya,
“Semua trauma ini tergantung dari karakter setiap orang. Kalau dia telah terbantu, dia dapat keluar dari traumatik ini,” tambahnya.
Lantas, apa saja tips bagi mengatasi para remaja saat mengalami trauma pasca terjadi bencana? Berikut adalah rinciannya.
1. Bantu remaja mendapatkan keterangan yg benar tentang peristiwa bencana yg dialaminya buat meningkatkan keyakinan mereka.
2. Diskusikan dengan remaja mengenai peran mereka dalam usaha membangun kembali daerah dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Bantu remaja bagi membagi pengalaman positif dalam mengatasi perasaan mereka dengan kawan-kawan sebayanya.
3. Berikan dukungan bagi terlibat dalam kegiatan yg bertujuan memperbaiki kondisi di dalam masyarakat. Jika memungkinan, remaja mampu diikutsertakan dalam kegiatan masyarakat yg positif, seperti kegiatan masyarakat yg diadakan oleh organisasi lokal, rumah sakit, pendidikan di lokasi pengungsian, dan yang lain sebagainya.
4. Melakukan kegiatan positif seperti ini mulai membuat remaja merasa milik kendali terhadap hidup mereka.
5. Gunakan ruangan kelas sebagai sarana bagi berbagi mengenai perasaan tak enak dan reaksi mereka akibat peristiwa bencana yg dialaminya.
6. Para pendidik bisa memimpin diskusi mengenai hal ini dan membatu remaja menemukan cara-cara yg positif bagi membangun kehidupan mereka di masa mendatang.
7. Usulkan kegiatan-kegiatan yg positif, seperti membentuk kelompok diskusi bagi membahas dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat, masa depan dan cita-cita mereka.
8. Para pendidik juga bisa mengkoordinasikan meeting dengan para ahli dalam dua bidang (agama, kesehatan, kebudayaan, dan lain-lain) bagi berdiskusi mengenai hal-hal di atas. Kegiatan ini bertujuan bagi membantu remaja mengatasi perasaan tak berdaya, membangkitkan rasa yakin diri mereka, dan bisa memahami keadaan yg terjadi di sekelilingnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...