Banyumas Raya

Jakarta – Penyakit degeneratif mampu menyerang siapa saja karena kurangnya pengetahuan mengenai penyakit yg mengintai serta kurangnya kesadaran bagi mempraktikkan gaya hidup sehat.
Bahaya gaya hidup yg buruk karena mampu mengancam kesehatan. Dengan menjalani gaya hidup yg lebih baik maka keadaan jasmani lebih prima sehingga tak terserang penyakit yg berpotensi menggangu aktivitas dan pekerjaan sehari-hari.
Apalagi kesehatan adalah modal awal dan investasi menuju hari esok yg lebih baik.
Penyakit degeneratif bermula dari dari gaya hidup yg tak sehat karena kadang terjebak dalam rutinitas sehingga lupa menjaga kesehatan. Gaya hidpu yg buruk tersebut, seperti kurang beristirahat, minum air kurang dari 2 liter sehari, mengonsumsi makanan cepat saji, kurang berolahraga, merokok, dan mengonsumsi minuman alkohol secara berlebihan.
Akibatnya, penyakit-penyakit degenegeratif pun mengintai, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan stroke semakin meningkat.
“Penyakit degeneratif jangan diabaikan karena mampu berkembang menjadi penyakit kritis seandainya gaya hidup tak langsung diperbaiki,” ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Konsultan Alergi Imunologi RS Premier, dr. Prasna Pramitha, SpPD, K-AI,FINASIM, MARS, Jakarta, Rabu, (19/06/2019).
Misalnya, kurang istirahat mampu menyebabkan darah tinggi.
“Ini mampu menjadi pencetus terjadinya stroke dan penyumbatan kemudian penyumbatan itu juga berpotensi menyebabkan terjadinya kelumpuhan,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

