Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Membangun rumah tangga memang tak mudah. Selain butuh kasih sayang dan pengorbanan, agar rumah tangga tak goyah saat mendapat serangan dari orang ketiga, dibutuhkan pemikiran yg jernih.
Masalah dalam membangun rumah tangga memang tak dapat terbentung. Pasangan suami istri justru tak dapat menangkal datangnya persoalan dari seluruh sisi. Terlebih saat hubungan tengah renggang, dan masuklah pihak ketiga yg meruntuhkan biduk rumah tangga yg tengah dibangun.
Ini tak saja menyakitkan, tapi juga sangat menyita pikiran Anda dalam menjalankan hidup.
Berkaca dari persoalan rumah tangga yg belakangan ini marak karena adanya orang ketiga, psikolog Tika Bisono, menyarankan agar pasangan suami istri mampu berkonsultasi dengan baik kepada psikolog saat menghadapi persoalan tersebut.
“Tika Bisono menggaris bawahi pentingnya berkonsultasi ke pakar psikologi perkawinan. Tujuannya bagi kembali ke rambu-rambu,” kata Tika Bisono seperti yg dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (14/01/2019).
Masih menurutnya, ini adalah fase ujian yg kerap tiba pada pasangan suami istri. Tinggal, bagaimana keduanya menghadapi dan mengatasi persoalan tersebut.
“Di sinilah fase ujian kesuamian dan keistrian sebuah pasangan. Apakah istri dapat menerima suami saat lemah. Atau, apakah suami mampu menerima istri ketika lemah,” tambahnya.
Dia melanjutkan, pada fase konsultasi, keduanya harus jujur, dan jujur itu adalah bagian terberat.
“Jangan berlindung di balik dalih dikerjain, dikejar-kejar, tapi faktanya setelah makan malam pertama, masih ada makan malam kedua, ketiga, bahkan kemudian sarapan dan makan siang. Atau dengan kata lain, tak mungkin pihak luar mampu membuka pintu pribadi kita, kalau tak dikasih kunci. Itu logika,” ungkap Tika.
Berdasar teori psikologi, maupun berdasar pengalaman Tika Bisono sebagai psikolog, fase konseling pasangan yg usai didera masalah orang ketiga, harus dibawa ke pemahaman it takes two to tango.
“Lepas dari kadar besar kecil, perkara orang ketiga terjadi karena kesalahan tiga orang sekaligus. Orang ketiga salah, suami salah, istri salah. Ini mulai terbuka dalam sesi konsultasi. Jika suami-istri jujur dan bersedia me-reset hubungan, bukan tak mungkin mulai menimbulkan katarsis. Menumbuhkan hal-hal positif yg justru memperkuat ikatan pernikahan ke depan,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...