Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Anak menjadi salah sesuatu kelompok yg paling rawan terkena trauma pasca bencana. Lantas, bagaimana mengidentifikasi trauma berkepanjangan?
Menurut Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. (Psikolog Anak), anak adalah kelompok yg paling berat dan rentan. Namun, banyak yg bilang, kalau anak – anak cepat lupa pada seuatu kejadian. Padahal hal tersebut belum tentu terjadi pada segala anak.
“Karena gini, keadaan anak – anak itu masih sangat bergantung dengan orang orang dewasa disekitarnya. Kalau orang dewasa dapat merasaa saya harus kuat. Kalau anak – anak tak bisa,” papar Vera ketika ditemui di acara talkshow Menggunakan Bakat Kita bagi Meringankan Derita Korban Gempa yg diselenggarakan oleh Penerbit Erlangga, Jakarta, Senin, (22/10/2018).
Masih menurutnya, anak – anak paling berat mengalami dampaknya dalam hal ini. Pada dasarnya, anak – anak buat membantu diri sendiri saja masih sangat sulit.
“Padahal banyak orang – orang di sekitar anak suka bilang anak – anak telah mampu main dan cerita. Padahal mereka ya bermain bukan berarti lupa. Mereka butuh media buat melungangkan isi hatinya,” tambah Vera.
Mengidenfikasi trauma pada anak seandainya mengalami satu hal yg berkepanjangan dapat dilihat dari durasinya.
“kalau shock berkepanjangan bagaimana cara tahunya? Kalau seorang anak mengalami trauma yg lama ini harus menunggu durasinya. Kalau sesuatu bulan atau 4-6 pekan telah lewat. Kalau gejala – gejala masih ada, ini masih perlu bantuan. Ada beragam gejala,” ujar Vera.
Misalnya, seandainya anak di bawah 5 tahun mengalami gangguan pola tidur. Ini sangat jelas terlihat.
“Maunya nempel selalu sama orangtuanya, mengalami mimpi buruk, suka terbangun, dan nangis selalu – terusan. Kalau diatas 5 tahun ada cara mengenalinya baik anak laki – laki dan perempuan berbeda. Jika anak laki – laki, suka dibilang enggak boleh nangis. Jadi mereka mengeluarkan dengan cara yg lain, selain menangis. Mereka mampu mudah marah, berantem, melakukan aktivitas fisik. Dia mampu menjurus ke perilaku bahaya. Kalau perempuan, cenderung murung, menarik diri, menangis. Ketika seni masuk, ini mampu menjadi penyaluran. Ini mampu keluar sendiri apa yg dirasakan. Tujuannya adalah bagi rilis atau mengeluarkan isi hatinya,” tambahnya. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...