Banyumas Raya

Jakarta – Asia menuju epidemik demam berdarah dengue (DBD) lagi pada tahun ini.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejumlah negara termasuk Australia, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura dan Vietnam tengah menghadapi lonjakan tajam perkara DBD dalam enam bulan terakhir.
Seiring DBD yg selalu menjangkiti Asia, para ahli penyakit menular terkemuka di semua dunia serta pejabat pemerintah, pembuat kebijakan dan otoritas kesehatan publik sudah berkumpul pada 4th Asia Dengue Summit di Jakarta buat membahas manajemen penyakit DBD dan mengidentifikasi strategi guna mendukung dan meningkatkan upaya negara-negara Asia melawan DBD.
Tahun ini juga menandai 50 tahun Indonesia melawan DBD. Kelompok kerja ilmilah Asia Dengue Voice & Action (ADVA) menggelar summit selama beberapa hari dan bermitra dengan Global Dengue and Aedes transmitted Diseases Consortium (GDAC), Southeast Asian Ministers of Education Tropical Medicine and Public Health Network (SEAMEO TROPMED) dan Fondation Mrieux.
“Selama dua tahun terakhir, negara-negara di Asia sudah memperkuat metode pencegahan dan pengendalian DBD yg telah ada akibat perubahan situasi yg terjadi. summit ini berfungsi sebagai sarana para ahli buat berbagi dan belajar sambil membahas langkah konkrit, berbagi keberhasilan dan kegagalan, dan mengidentifikasi strategi bagi mengatasi beban DBD secara bersama-sama,” kata Prof Sri Rezeki Hadinegoro, Ketua Panitia, 4th Asia Dengue Summit, Jakarta, Senin, (15/07/2019).
Hasil dari summit ini mulai menolong mengembangkan kerangka strategi yg efisien dan hemat biaya buat langkah-langkah pencegahan dan pengendalian DBD di wilayah tersebut.
“Di Indonesia, kita launching Komunitas Dengue Indonesia, sebuah organisasi non-pemerintah yg terdiri dari dokter, peneliti, pemimpin kesehatan masyarakat pemerintah dan pembuat kebijakan sudah dibentuk bagi bertukar gagasan, pembaruan, dan pencapaian dalam strategi manajemen DBD di wilayah ini dengan pemerintah,” tambah Prof Sri.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

