Banyumas Raya

Jakarta – Belakangan gencar terdengar kebijakan KB empat anak. Hal tersebut mampu berpengaruh pada dua aspek kehidupan.
Menurut pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio menilai kebijakan Gubernur Bali I Wayan Koster menggencarkan kampanye KB empat anak tak tepat. Program itu mulai membebani dan merugikan keuangan negara.
Seperti yg dikutip dari siaran pers yg diterima, Jakarta, Rabu, (03/07/2019), Agus menilai, kebijakan tersebut berdampak pada bengkaknya sumber daya alam (SDA) dan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
Terlebih, ketika ini ada tujuh juta masyarakat belum mendapatkan kesempatan lapangan pekerjaan.
“BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) bengkak, seluruh bengkak, itu beban pada negara. Ya harus dibatasi. Kalau enggak, semuanya berantakan,” ujarnya.
Atas hal itu, ia mendorong Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali menggencarkan program KB beberapa anak. Hal itu dapat diimplementasikan melalui sosialisi oleh tenaga kesehatan di pos pelayanan terpadu (Posyandu) dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

