Banyumas Raya

Jakarta – Air menjadi salah sesuatu zat makro esensial dan berperan utama dalam fungsi fisiologis tubuh, karena berbagai organ dalam tubuh seperti ginjal, otak, dan otot mengandung 70-80 persen air.
Kemudian, kurang lebih 50-60 persen tubuh manusia tersusun dari air. Karena itu, hidrasi atau pemenuhan kebutuhan cairan tubuh menjadi hal utama yg harus diperhatikan sebab bisa berpengaruh terhadap kesehatan, kebugaran, serta kinerja seseorang.
“Minum air yg cukup sangatlah utama buat keseimbangan pengaturan proses biokimia, pengatur suhu, pelarut, pembentuk sel, pelumas sendi dan bantalan organ tubuh, media transportasi zat energi dan sisa metabolisme. Dengan demikian, air menolong tubuh memakai nutrisi secara lebih efektif,” kata Ketua Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, Jakarta, Selasa, (15/05/2019).
Lebih lanjut dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, menambahkan, dalam rekomendasi yg dikeluarkan Kementerian Kesehatan di Tumpeng Gizi Seimbang, kelihatan bahwa selain memenuhi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, kami juga harus memenuhi kebutuhan air dengan rekomendasi delapan gelas sehari.
“Hal ini diperlukan bagi mencegah dehidrasi atau ketidakseimbangan kebutuhan cairan tubuh yg mampu menyebabkan gangguan kesehatan baik itu jangka pendek seperti penurunan konsentrasi, kelelahan dan sembelit maupun jangka panjang seperti gangguan ginjal (batu ginjal, penyakit ginjal kronis), infeksi saluran kemih atau pun risiko kegemukan. Oleh karena itu, utama buat menerapkan kebiasaan minum air bagi menjaga hidrasi dalam tubuh tetap sehat,” tambah Nurul. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

