CILACAP – Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan pesisir pantai selatan menyusul dimulainya musim pendaratan penyu di wilayah tersebut.
Pendiri sekaligus Ketua Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, Jumawan, mengatakan pemantauan rutin menunjukkan aktivitas pendaratan penyu mulai terpantau sejak akhir April 2026.
“Musim pendaratan penyu tahun ini mulai terlihat sejak 24 April dan diperkirakan berlangsung hingga Agustus, dengan puncak pada Juni sampai Juli,” ujarnya.
Sudah Temukan 10 Sarang Penyu
Melalui patroli rutin di sepanjang pesisir selatan Cilacap bagian timur, tim konservasi sejauh ini telah menemukan sekitar 10 sarang penyu.
Sarang-sarang tersebut kemudian diamankan untuk menghindari ancaman predator maupun gangguan lain yang berpotensi merusak telur penyu.
Menurut Jumawan, jenis penyu yang paling banyak mendarat tahun ini adalah penyu lekang (olive ridley).
Jejak dan karakter sarang yang ditemukan menunjukkan dominasi spesies tersebut di wilayah pesisir Cilacap.
Penyu Sisik dan Belimbing Lebih Jarang
Selain penyu lekang, kawasan selatan Cilacap juga sesekali menjadi lokasi pendaratan:
- penyu sisik,
- penyu hijau,
- dan penyu belimbing.
Namun hingga saat ini, ketiga spesies tersebut belum terpantau mendarat pada musim 2026.
Penyu hijau dan penyu sisik disebut lebih menyukai pantai berpasir putih seperti kawasan Nusakambangan.
Sementara penyu belimbing memiliki siklus pendaratan yang jauh lebih jarang, bahkan bisa mencapai rentang sekitar tujuh tahun sekali.
Telur Ditangkarkan Sebelum Tukik Dilepasliarkan
Telur-telur penyu yang ditemukan kemudian dipindahkan ke lokasi konservasi di Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, untuk ditetaskan secara aman.
Setelah menetas, tukik atau anak penyu dirawat hingga cukup kuat sebelum dilepasliarkan kembali ke laut.
Ribuan Tukik Sudah Dilepasliarkan
Kelompok konservasi mencatat sejak 2019 hingga 2025 telah menemukan sekitar 10.842 butir telur penyu.
Dari jumlah tersebut:
- 7.215 telur berhasil menetas dan dilepasliarkan,
- sementara 3.627 lainnya gagal menetas akibat faktor alam dan kondisi lingkungan.
Menurut Jumawan, kegagalan penetasan merupakan hal yang umum dalam proses konservasi karena banyak faktor memengaruhi perkembangan telur.
Peran Penting Konservasi Pantai Selatan
Upaya konservasi penyu di Cilacap dinilai penting mengingat penyu merupakan satwa laut dilindungi yang populasinya terus terancam.
Selain menjaga keberlangsungan spesies, kegiatan patroli dan konservasi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut di kawasan pantai selatan Jawa.
Please wait while you are redirected...or Click Here if you do not want to wait.

