Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

JAKARTA, – Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pihak yg tidak puas dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) dan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) bagi melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP).
Hal itu disampaikan Kalla menanggapi survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yg menyatakan masih ada sejumlah responden yg tidak yakin dengan profesionalitas KPU.
“Ya itu aku percaya KPU juga terus ingin bicara efektif dan independen. Bahwa sekarang ada pihak yg tidak senang dan senang aku kira biasa saja. Tak senang itu tergantung masing-masing pihak,” ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (12/3/2019).
“Di atasnya kan masih ada Bawaslu dan ada badan kehormatan (DKPP). Kalau tidak puas ya tinggal bawa ke Dewan Kehormatan (Penyelenggara Pemilu),” lanjut dia.
Baca juga: Anggap Data 17,5 Juta Pemilih Tak Wajar, Timses Prabowo Datangi KPU
Kalla pun menilai ketika ini KPU dan Bawaslu telah bertindak secara independen. Karena itu ia meyakini pemilu mulai berlangsung lancar dan aman.
Sebab, kata Kalla, Indonesia telah menjalani pilpres segera selama tiga kali dan terus berlangsung aman.
“Jadi apapun waktu kampanye seakan ramai. Tapi setelah pemilu, kalian pahami bahwa masyarakat Indonesia telah meyakini dan mempraktekan demokrasi secara lebih baik. Artinya kalau menang ya menang, kalah ya kalah. Selama hampir 20 tahun, aku kira enggak masalah,” lanjut dia.
Sebelumnya, hasil survei yg dikerjakan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, keyakinan atas profesionalitas penyelenggara pemilu cukup rendah buat pemilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Sebaliknya, keyakinan terhadap profesionalitas KPU lebih besar angkanya buat pemilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Baca juga: Survei SMRC: Banyak Pemilih Prabowo Kurang Percaya Profesionalitas KPU
“Pemilih Prabowo-Sandi lebih negatif menilai penyelenggara pemilu. Ini jadi tantangan tersendiri buat penyelenggara pemilu,” ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam jumpa pers di kantor SMRC Jakarta, Minggu (10/3/2019).
SMRC melakukan survei kepada 1.426 responden yg mewakili semua provinsi di Indonesia.
Pengumpulan data dalam survei ini dikerjakan pada 24-31 Januari 2019. Penelitian ini memakai metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.426 responden.
Proses pengumpulan data dikerjakan dengan wawancara tatap muka. Adapun, margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,65 persen.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan...
JAKARTA – Proses rekrutmen sekitar 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)...
JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama ratusan mahasiswa...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak...