Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Bagi sebagian orang, suhu yg lebih dingin dan hari-hari yg lebih singkat mengingatkan pada malam yg indah dan nyaman.
Namun, untuk yg lain, musim dingin dapat sangat menyedihkan. Sekarang, para ilmuwan menyampaikan mereka mungkin memiliki petunjuk mengapa dua orang menderita gangguan afektif musiman (SAD) sementara yg yang lain tidak.
Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, warna mata mungkin memainkan peran penting. Penelitian baru, yg diterbitkan tahun dahulu di Open Access Journal of Behavioral Science & Psychology, menemukan bahwa orang dengan mata biru atau cerah cenderung mendapat skor lebih rendah pada kuesioner yg dirancang buat menyaring variabilitas musiman dalam suasana hati, berat badan, selera makan, tidur, dan sosial aktivitas.
Studi ini melibatkan 175 mahasiswa sarjana dan pascasarjana dari Wales Selatan dan Siprus, dengan usia rata-rata 24 tahun.
“Alasan bahwa warna mata mungkin membuat dua orang lebih rentan terhadap depresi atau perubahan suasana hati mungkin karena jumlah cahaya yg bisa diproses mata individu,” tulis Lance Workman, PhD, penulis penting studi ini dan seorang profesor tamu psikologi di University of South Wales, pekan ini di situs web The Conversation, seperti yg dikutip dari health, Jakarta, Sabtu, (05/01/2019).
Mata dengan pigmen yg lebih sedikit, misalnya kacamata biru atau abu-abu, lebih sensitif terhadap cahaya, ia menjelaskan, yg berarti mereka tak perlu menyerap sebanyak mungkin sel retina mereka buat menerima dan memproses gambar.
Itu juga berarti, bagaimanapun, bahwa orang-orang dengan mata yg lebih ringan melepaskan lebih sedikit melatonin selama musim gugur dan musim dingin.
Melatonin adalah hormon yg diproduksi oleh tubuh yg menolong beralih ke tidur. Tetapi dua ahli yakin bahwa terlalu banyak melatonin atau ketidakseimbangan melatonin dan serotonin, hormon pengatur suasana hati lainnya, mampu membuat orang merasa lesu atau tertekan.
Karena itu, Workman menulis, orang-orang bermata terang yg memproduksi lebih sedikit melatonin mungkin memiliki ketahanan terhadap gangguan afektif musiman. Meskipun ia memperlihatkan bahwa itu bukan jaminan terhadap depresi musim dingin.
Tentu saja, Workman menyampaikan bahwa warna mata jelas bukan satu-satunya faktor yg menentukan apakah seseorang mulai mengembangkan SAD atau tidak. Orang-orang yg menghabiskan berjam-jam di dalam ruangan juga lebih rentan terhadap kelesuan musim dingin.
“Untungnya untuk mereka yg menderita SAD, cuma pergi keluar buat jalan-jalan biasa, terutama di saat-saat cerah, mulai menolong meningkatkan suasana hati mereka,” tulisnya.
Menggunakan kotak cahaya juga mampu menolong meringankan gejala yg berhubungan dengan SAD, tambahnya, tak peduli apa warna mata seseorang.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...