Banyumas Raya

JAKARTA, – Pemblokiran platform blogging Tumblr menyisakan sejumlah pertanyaan untuk para penggunanya. Salah satunya adalah perihal keberadaan Safe Mode, yg ternyata tak mampu menyelamatkannya dari pemblokiran.
Pantauan Tekno, Rabu (7/3/2018), Community Guidelines Tumblr menyebutkan bahwa Safe Mode dirancang bagi mengelola agar konten dewasa tak mampu dilihat oleh orang yg memang tak menginginkannya.
Pembuat konten pun diwajibkan memberi tanda bila muatannya mengandung hal eksplisit. Bila tak menandainya, konten tersebut pun mulai ditandai secara otomatis. Dengan kata lain, Tumblr memiliki sistem penyaringan konten.
Namun sistem penyaringan tersebut, seolah tidak berarti buat masyarakat Indonesia atau Kemenkominfo. Pemblokiran tetap saja dilakukan.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyampaikan pemblokiran tersebut memang harus terjadi. Pasalnya, walau memiliki Safe Mode, toh konten bernuansa pornografi masih mampu diakses pengguna.
Baca juga: Ada 360 Akun Tumblr Berbau Asusila yg Ditemukan Kominfo
“Masalahnya konten pornografi itu tetap dapat dilihat. Walaupun telah flagging, misalnya Anda tandai konten bermuatan pornografi, tetapi ketika Saya buka itu masih bisa,” jelas pria yg akrab dipanggil Chief RA itu, ketika ditemui di kantornya, Rabu (7/3/2018).
Dia menambahkan, pemblokiran itu masih dapat dibuka kembali. Tapi tentu saja, ada syarat yg harus benar-benar ditepati oleh Tumblr.|
Seperti halnya situs atau media sosial yg diblokir dengan alasan pornografi, pemerintah meminta agar Tumblr benar-benar membersihkan diri.
Jika nanti, konten-konten bernuansa pornografi di dalamnya telah dapat dihapus, maka pemblokiran juga mulai kembali dibuka.
Pornografi juga ada di media sosial
Chief RA mengakui bahwa persoalan pornografi mampu berada di mana saja. Bila tak berada di Tumblr, konten seperti itu juga dapat berada di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram serta yang lain sejenisnya.
Walau demikian, media sosial tersebut tak diblokir dan hingga kini masih bebas diakses. Menkominfo Rudiantara menyampaikan hal tersebut terkait dengan kepatuhan masing-masing media sosial ketika berkoordinasi dengan pemerintah.
“Permintaan Kemenkominfo suspend sekitar 806 akun di Facebook dan Instagram, 529 dipenuhi. Twitter dari 521.530 permintaan, ada 521.431 dipenuhi. Itu pada 2017. Mereka sangat kooperatif,” terangnya.
Karena itu, seandainya Tumblr bersikap lebih koperatif, yakni dengan membersihkan konten-konten bernuansa asusila di dalamnya, maka pemblokiran mampu dibuka.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

