Banyumas Raya

– Hari Perempuan Internasional diperingati setiap 8 Maret. Google turut merayakannya dengan memasang doodle pada laman mesin pencari.
Adapun konsep doodle-Hari Perempuan Internasional ini unik, berbeda dari yg sudah-sudah. Google menggandeng 12 seniman bagi membuat serial narasi visual yg interaktif dan apik.
Narasinya sendiri beragam, ada yg berdasarkan pengalaman personal, sosok tertentu, maupun peristiwa yg berdampak pada kehidupan kaum perempuan sehari-hari.
Anda mampu membaca 12 narasi terkait Hari Perempuan Internasional dengan berkunjung ke laman mesin pencari Google. Selanjutnya klik doodle bagi membaca 12 kisah berbeda dengan gaya visual yg berbeda pula.
“Setiap seniman menceritakan kisah yg unik, tetepi temanya universal,” begitu tertulis pada laman Google Doodle, sebagaimana dihimpun Tekno, Rabu (8/3/2018).
Google berharap perpaduan visual dan teks yg kuat pada serial doodle-nya kali ini dapat meningkatkan ikatan emosi, empati, dan semangat sesama kaum perempuan di Hari Perempuan Internasional.
Lantas, seperti apa awal-mula Hari Perempuan Internasional? Pada 8 Maret 1857, seorang buruh perempuan dari pabrik tekstil melakukan demonstrasi di New York, Amerika Serikat.
Ia menyuarakan keluhan dan harapan, di antaranya terkait upah buruh perempuan yg dinilai masih di bawah rata-rata. Keberaniannya dalam berpendapat menginspirasi perempuan-perempuan lain.
Pada 1917, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai hari libur nasional di Soviet. Lalu pada 1977, perayaan Hari Perempuan Internasional diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) buat memperjuangkan hak kaum hawa dan mewujudkan perdamaian dunia.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

