Banyumas Raya

Efek buruk rokok pada kesehatan tubuh jelas tidak dapat dipungkiri lagi. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, rokok bisa menyebar racun yg kemudian merusak organ tubuh. Sebabnya ada lebih dari 4700 senyawa kimia berbahaya yg hadir di dalam rokok dan asapnya.
- Soal merokok sambil berkendara dapat di penjara, ini penjelasan lengkap polisi
- Penumpang Citilink di Halim cuek merokok ketika pesawat isi bahan bakar
- Sebatang rokok ternyata mampu timbulkan efek buruk ganda buat wanita
Tak cuma pada kesehatan jantung, paru-paru, dan kulit, rokok pun mampu mempengaruhi kesehatan otak. Dilansir dari thehealthsite.com, ini dia penjelasannya.
- Nikotin yg hadir dalam rokok mulai mengaktifkan area otak yg terlibat dalam menghasilkan perasaan senang. Itulah sebabnya nikotin dapat membuat orang jadi kecanduan. Saat konsumsi nikotin dikurangi, penarikan ini mampu membuat seseorang jadi gampang tersinggung, gelisah, dan cemas.
- Merokok secara berlebihan juga dapat menyebabkan otak melemah dan menyusut. Maka tidak mengherankan seandainya perokok berisiko tinggi mengalami demensia, Alzheimer, insomnia, hingga sleep apnea.
- Secara mengejutkan, rokok mampu mempengaruhi IQ. Sebabnya pasokan oksigen yg berkurang dan adanya karbon dioksida dari rokok dapat mengganggu sel sehat rokok.
- Banyak yg bilang bahwa rokok mulai membuat orang jadi lebih fokus. Padahal yg terjadi justru sebaliknya. Merokok mulai mengurangi kemampuan bagi berkonsentrasi secara efisien.
- Perokok kronis memiliki risiko tinggi bagi terkena stroke. Sebabnya nikotin di dalam rokok dapat meningkatkan risiko deposisi plak di arteri yg berujung dengan stroke otak.
Saat seseorang berhenti merokok selama dua waktu, sebenarnya tubuh memiliki mekanisme tersendiri bagi memulihkan diri. Sehingga buat kamu yg perokok, maka tidak ada kata terlambat bagi berhenti dari kebiasaan buruk ini buat memiliki kesehatan tubuh yg optimal. [feb]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

