Banyumas Raya

Montir, perusahaan layanan otomotif dan suku cadang on-demand dengan misi membawa bengkel mobil ke tempat pelanggan, hari ini mengumumkan sudah meraih pendanaan Seri A dengan jumlah yg tak disebutkan dari East Ventures. Investasi tersebut mulai digunakan buat mempercepat misi Montir menjadi solusi ‘satu atap’ terbaik bagi kebutuhan servis otomotif.
- Tekan pengangguran, Kemnaker hadirkan ruang inovasi penciptaan perusahaan startup
- 3 CEO startup beri tips hadapi jalan terjal memulai bisnis di Indonesia
- Bamsoet minta BKPM gandeng PPATK telusuri dana investasi sektor digital
Pertama kali bertemu di Seattle ketika menjadi mahasiswa jurusan keuangan, Mikhail Laurus dan Dennis Eka Putra bersama-sama mendirikan Montir pada tahun 2016 dengan misi buat menciptakan inovasi dalam industri otomotif dengan mengaplikasikan teknologi bagi membentuk proses servis kendaraan yg lebih sederhana dan nyaman.
Di Jakarta sendiri, pasar perbaikan kendaraan (tidak termasuk reparasi bodi kendaraan) diperkirakan mencapai USD 1 miliar per tahunnya. Namun buat banyak orang, melakukan servis kendaraan yaitu sebuah beban tersendiri oleh karena prosesnya yg panjang dan tak efisien, menjadikan pelanggan harus menghabiskan berjam-jam, bahkan berhari-hari, cuma bagi mengantri dan memperbaiki mobil mereka.
Seiring dengan pertumbuhan e-commerce yg cepat, Montir menyadari banyak pemilik mobil menginginkan solusi mobil sesuatu atap, dimana mereka bisa menghemat waktu dan uang tanpa mengorbankan kualitas layanan. Montir berusaha bagi menjadi solusi itu.
“Mendapatkan harga serta kualitas terbaik terus menjadi tantangan di industri otomotif. Jika pemilik mobil pergi ke bengkel resmi, kualitasnya mulai sangat baik tapi harganya sangat tinggi. Jika pergi ke bengkel tak resmi, tentu harganya mulai lebih murah. Tetapi kualitas layanannya dipertanyakan. Montir? hadir dan memberikan yg terbaik dari keduanya,” jelas Mikhail, Co-Founder Montir melalui informasi resminya, Rabu (4/7).
Dilanjutkannya, proses pemesanannya pun sangat sederhana. Pelanggan cukup membuka website, tuliskan persoalan mobil apa yg mereka hadapi dan memilih jadwal bagi konsultasi. Penasihat layanan mereka kemudian mulai tiba buat memeriksa mobil dan memberi saran layanan atau suku cadang apa yg perlu dibeli pelanggan.
“Setelah disetujui, kalian mulai kirim suku cadang tersebut serta tenaga ahli bagi melakukan servis mobil di lokasi mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Dennis, Co-Founder Montir juga menyampaikan hampir segala pelanggannya terkejut dengan kualitas layanan yg diberikan dan bagaimana mampu melakukan servis di tempat mereka.
“Kami juga bangga menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yg bisa melakukan perbaikan skala berat dan penggantian suku cadang di rumah pelanggan dan bukan bengkel. Tidak cuma itu, kita juga menyediakan berbagai suku cadang dengan tingkat kualitas berbeda-beda buat memenuhi anggaran pelanggan, akan dari kualitas asli, suku cadang aftermarket, hingga suku cadang bekas. Melalui platform kami, pelanggan mulai menghemat banyak waktu dengan tak pergi ke bengkel dan meninggalkan mobil di sana selama dua hari,” terangnya.
Willson Cuaca, Managing Partner East Ventures mengungkapkan, Montir memecahkan persoalan inefisiensi dalam industri otomotif yg sedang tumbuh. Indonesia memiliki lebih dari 129 juta kendaraan di jalan (80 persen sepeda motor dan 20 persen mobil). Para pelopor berhasil memamerkan kemampuan mereka dalam memberikan layanan otomotif berkualitas tinggi yg lebih cepat dan lebih murah di lokasi manapun.
“Kami yakin bahwa Montir bersiap buat membawa industri jasa otomotif ke tingkat berikutnya,” katanya. [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

