Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon bertemu dengan Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar serta perwakilan tim otonomi khusus Papua sore ini. Pertemuan ini yaitu tindaklanjut atas surat permintaan Dewan Perwakilan Rakyat buat mengaudit penggunaan dan pengelolaan dana otonomi khusus Papua tahun 2011-2017 ke BPK.
“Kami sudah menerima hasil-hasil ini dan sebagai bahan bagi melakukan kajian terhadap penggunaan dan pengelolaan dana otsus Papua,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/3).
Fadli mengatakan, permintaan itu diajukan karena menduga ada persoalan kelemahan regulasi dan penyalahgunaan dana otsus Papua.
“Kebetulan banyak dari kawan-kawan anggota Dewan Perwakilan Rakyat yg dari Dapil Papua, apa yg dirasakan oleh masyarakat di sana terhadap penggunaan dana otsus yg masih kurang dirasakan manfaatnya secara keseluruhan,” terangnya.
Di lokasi sama, Bahrullah menuturkan, BPK sudah membuat sejumlah rekomendasi terkait penggunaan dana otsus Papua. Salah satunya perbaikan regulasi terkait pengelolaan dana otsus ke Papua.
BPK menemukan dugaan penyalahgunaan dana otsus Papua yg berpotensi masuk kategori tindak pidana korupsi. Namun, pihaknya mengaku tak mengetahui detil anggaran otsus yg diduga disalahgunakan tersebut.
“Ini persoalan regulasi harus kami perbaiki, karena rekomendasi BPK itu antara yang lain ke sana. Jadi peraturan-peraturan pendukung dan melihat dari keadaan Papua itu sendiri,” terangnya.
Rekomendasi kedua, perbaikan sistem pengendalian internal baik bagi BPK dan pemangku kepentingan lainnya di Papua. Bahrullah menilai perlu adanya peraturan khusus bagi mengakomodir dana hibah.
“Kedua sistem pengendalian internal tetap kami perbaiki, tak cuma BPK tapi juga teman-teman BPKP stakeholder dari provinsi, kabupaten kota harus sama-sama jernih melihat permasalahan transparansi dan akuntabilitas di Papua,” jelas Bahrullah.
Bahrullah menambahkan, BPK mulai mengkaji tindaklanjut yg mulai diambil terkait persoalan ini. Analisis ini mulai dijadikan bahan pertimbangan buat BPK buat mengambil jalur hukum atau cuma administrasi.
“BPK harus respon cepat dengan hal tersebut karena ini menjadi fokus pimpinan BPK bagi perbaikan, perbaikan terutama setelah pemeriksaan. kan setelah pemeriksaan itu ada tindak lanjut, biasanya tindak lanjut itu mempengaruhi apakah ini ranah administratif atau ranah hukum,” tegas dia.
Kemudian, Fadli menambahkan, Dewan Perwakilan Rakyat bersama tim otsus Papua sepakat mengundang kementerian keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PAN RB bagi mengkaji persoalan tersebut.
“Jadi kami melakukan kajian dulu. Jadi mengenai nilai-nilai kerugiannya tadi telah disebutkan dua tapi mulai kalian kerja lalu 1 tahun lah yg dilihat dari tahun 2010. Tetapi polanya aku kira mulai sama nanti setelah itu baru mulai kami sampaikan,” tandasnya. [rnd]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
Elon Musk Kehilangan US$33 Miliar Usai Sindir Kebijakan Tarif Trump CEO Tesla...
Elon Musk secara terbuka mengecam RUU pajak dan pengeluaran besar-besaran One Big...
Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris tampak punya peluang besar jelang...
Pemilihan Presiden di Amerika Serikat (AS) semakin memanas, ada Donald Trump dan...