Banyumas Raya

Jika membicarakan tentang Indonesia, negara ini memiliki berjuta macam rempah- rempah yg dikenal dan dibutuhkan hingga mancanegara. Salah satunya ialah kayu manis.Selain digunakan buat campuran makanan, kayu manis juga dapat dijadikan sebagai campuran penting (poutporri) sejenis pewangi ruangan.
- Lumpur ajaib bagi kesehatan di Serambi Mekkah
- Hari pertama kerja usai Lebaran, Plt Gubernur Riau cek pelayanan 2 RSUD
- Unilever Indonesia klaim sudah kurangi 32,27 persen intensitas rumah kaca
Bagi Anda yg masih asing dengan rempah sesuatu ini, ada baiknya buat langsung mengakrabkan diri. Pasalnya, tidak cuma berbau harum dan memberikan kekayaan rasa, kayu manis juga memiliki segudang manfaat kesehatan.
Menurut Chyntia Sass, ahli diet dan nutrisi sekaligus kontributor di Health.com, sesuatu sendok teh kayu manis memiiki antioksidan yg kemampuannya sama dengan setengah gelas bluberi. Selain itu, manfaat kayu manis yg berupa zat antimikroba ini yaitu zat yg bisa memerangi bakteri seperti E. coli dan jamur Candida.
Belum lagi, menurut Sass, yg juga adalah ahli diet buat tim-tim football kenamaan AS, seperti New York Rangers dan Tampa Bay Peckers, rempah-rempah “manis” seperti kayu manis, jahe, dan pala, sudah terbukti mampu memberi kepuasan yg biasanya Anda dapatkan dari gula. Sehingga, mereka memungkinkan Anda buat mengurangi konsumsi gula.
Melansir tulisan Sass di Health.com, Senin (2/1/2018) berikut manfaat kesehatan kayu manis buat Anda:
1. Meningkatkan kesehatan jantung
Dalam sebuah studi baru dari Penn State, para peneliti menemukan bahwa diet yg kaya mulai kayu manis menolong menangkis efek negatif dari makanan berlemak.
Setelah makanan penuh lemak, kadar lemak di dalam darah yg dikenal sebagai trigleserida meningkat. Dan tingkat trigliserida yg selalu meninggi secara kronis meningkatkan risiko penyakit jantung.
Dalam sebuah studi kecil, perubahan akibat penambahan rempah sangatlah signifikan. Pada beberapa hari yg berbeda, para relawan diminta buat menambahkan beberapa sendok makan rempah, termasuk kayu manis, ke dalam makanan berlemak. Makanan ini kemudian diuji dan dibandingkan dengan makanan yg sama namun tanpa rempah.
Contoh darah yg diambil setelah makan menunjukkan, dengan penambahan kadar antioksidan di dalam darah sebanyak 13 persen, rempah-rempahan mampu mengurangi trigleserida sampai dengan 30 persen.
2. Meregulasi gula darah
Dalam suatu riset yg dipimpin oleh Departemen Pertanian AS, para peneliti menemukan ekstrak kayu manis yg kaya mulai antioksidan dapat menolong menurunkan faktor risiko yg diasosiasikan dengan diabetes dan penyakit jantung.
Dalam studi ini, 22 orang relawan obesitas dengan pradiabetes dibagi menjadi beberapa kelompok secara acak. Satu grup diberi placebo, grup yg yang lain diberi sesuatu dosis kayu manis beberapa kali sehari, bersamaan dengan diet rutin mereka.
Gula darah setelah berpuasa dikumpulkan di awal penelitian dan setelah enam dan 12 minggu. Hasilnya menunjukkan, ekstrak kayu manis meningkatkan status antioksidan, dan menolong menurunkan kadar gula darah.
Saksikan juga video menarik berikut:
3. Melindungi dari diabetes

Kayu manis 2018 Liputan6.com
Kayu manis sudah terbukti mampu memperlambat pengosongan perut, yg hasilnya dapat memangkas peningkatan tajam pada gula darah setelah makan. Hal ini juga mulai meningkatkan kesensitivitasan terhadap insulin.
Suatu studi dari University of Georgia juga menemukan, kayu manis mampu mencegah kerusakan jaringan tisu dan inflamasi yg disebabkan oleh tingginya kadar gula darah.
ketika kadar gula darah tinggi, gula menyatu dengan protein bagi membentuk senyawa yg bernama produk advanced glycation end (akhir glikasi lanjutan), atau AGE. AGE mulai mengantifkan sistem imun, yg kemudian mulai memicu inflamasi dan kerusakan jaringan tisu yg diasosiasikan dengan penuaan dan diabetes.
Dalam studi ini, para peneliti menemukan hubungan segera yg kuat antara kandungan antioksidan dalam rempah-rempah, termasuk kayu manis, dengan kemampuan mereka bagi mencegah terbentuknya AGE.
Efek ini juga dapat nantinya menurunkan risiko kerusakan jantung, karena AGE berkontribusi dalam pengerasan arteri.
4. Fungsi otak yg lebih baik
Penelitian menunjukkan, cuma dengan mencium kayu manis telah mampu meningkatkan proses kognitif. Namun, mengonsumsinya dapat meningkatkan fungsi otak secara signifikan.
Para peneliti dari Wheeling Jesuit University meminta para relawan buat menyelesaikan tugas berbasis komputer sambil mengunyah permen atau yg memiliki rasa kayu manis, peppermint, dan melati. Proses kognitif yg paling terdongkrak adalah pada mereka yg diberi permen kayu manis, yg mempercepat respons visual-motorik dan meningkatkan fokus.
Rempah yg wangi ini dapat jadi juga memiliki kemampuan buat memulihkan otak. Satu studi dari peneliti di Pelayanan Riset Pertanian menemukan, ekstrak kayu manis mencegah pembengkakan pada sel otak, yg biasa ditemukan setelah trauma kecelakaan otak atau stroke.
Jika membicarakan tentang rempah-rempah. Selain memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti buat obat tradisional. Rempah-rempah juga dapat tidak mengurangi cita rasa dalam sebuah makanan. Bahkan menurut dua penilitian rempah-rempah dapat dijadikan sebagai alternatif untuk anda yg berniat buat mengurangi konsumsi garam.
Sumber: Liputan6.com [mg2]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

