Banyumas Raya

– Samsung sebelumnya dikabarkan tengah melakukan uji mencoba ponsel teranyarnya, yg mengusung konsep Android Go. Ponsel low-end ini dikabarkan langsung dirilis dalam waktu dekat.
Namun sebuah bocoran yg beredar mengindikasikan bahwa ponsel Android Go buatan Samsung ini tidak mulai mengusung konsep Android Go seutuhnya. Bagainana bisa?
Dalam bocoran yg terungkap di halaman Sammobile, kelihatan bahwa ponsel ini tak memakai sistem operasi Android murni, melainkan sudah dipoles dengan software antarmuka (UI) Samsung yg khas.
Dikutip Tekno dari GSM Arena, Kamis (5/7/2018), Samsung sendiri memang tidak pernah menjanjikan mulai mengusung Andorid murni pada perangkat Android Go-nya. Sehingga bocoran itu mengindikasikan bahwa Samsung ingin selalu memertahankan ciri khas antarmuka ponselnya, yadi setiap perangkat.
Kendati begitu, Samsung belum memberi komentar terkait bocoran ini. Namun perlu diingat bahwa sejatinya konsep Android Go bukan sekadar pada tampilan atau UI sistem operasi yg diusung, melainkan pada kemampuan sistem operasi tersebut dalam memaksimalkan penggunaan RAM dan spesifikasi yg rendah.
Baca juga: Apa Beda Proyek Ponsel Murah Android One dan Android Go?
Alhasil, apapun sentuhan yg bakal diberikan Samsung pada perangkatnya, tidak mulai mengurangi esensi dari Android Go tersebut. Yang terpenting perangkat itu dapat menjalankan aplikasi terkini meskipun dengan spesifikasi rendah.
Perangkat Android Go punya Samsung sendiri dilabeli dengan nama kode “SM-J260G”. Ponsel itu digadang-gadang mulai hadir sebagai “Samsung Galaxy J2 Core”.
Kabarnya, ponsel ini mulai dijual di pasaran terbatas, antara yang lain di India, Nepal, Bangladesh, dan Sri Lanka. Belum jelas apakah Indonesia mulai menjadi negara sasaran juga atau tidak.
Berdasarkan bocoran benchmark, SM-J260G ini hadir dengan prosesor berkode “Universal7570_Go”. Kapasitas RAM-nya 1 GB dan sistem operasinya berbasis Android Oreo 8.1.
Android Go sendiri yaitu sistem operasi yg ditujukan buat perangkat low-end. Sesuai fungsinya, meskipun telah berbasis Oreo, sistem operasi ini didesain bagi berjalan optimal pada smartphone dengan RAM 512 MB atau 1 GB.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

