Internasional

Armada AS Tiba di Timur Tengah, Iran Siap Hadapi Eskalasi Perang Besar

Share
Share

TEHERAN – Pemerintah Iran meningkatkan kesiapsiagaan militernya menyusul pengerahan kelompok kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln ke kawasan sekitar Timur Tengah. Kehadiran armada tempur AS itu dinilai menandai eskalasi signifikan ketegangan regional dan meningkatkan potensi konfrontasi langsung antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sejumlah pengamat menilai, jika dikombinasikan dengan kekuatan udara Israel, Amerika Serikat kini memiliki kapasitas militer yang cukup untuk melancarkan serangan skala besar. Operasi tersebut disebut berpotensi tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga mengguncang stabilitas pemerintahan Iran.

Armada laut AS, termasuk kapal perusak berpeluru kendali, dilaporkan telah berada dalam jarak serang terhadap wilayah Iran, meskipun belum seluruhnya menempati posisi tempur akhir. Dalam pernyataan terpisah, militer AS mengumumkan akan menggelar latihan militer di kawasan tersebut guna menunjukkan kemampuan pengerahan dan pertahanan kekuatan udara tempur.

Sementara itu, sejumlah negara kawasan, termasuk Uni Emirat Arab, menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun perairannya digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Namun, analis menilai keberadaan kapal induk AS di Laut Mediterania membuat Washington tidak sepenuhnya bergantung pada izin negara ketiga.

Ancaman serangan kali ini diperkirakan tidak lagi berfokus pada program nuklir Iran yang sebelumnya telah terdampak dalam konflik singkat pada Juni lalu, melainkan berpotensi menyasar kepemimpinan politik. Tujuannya, menurut pengamat, untuk memicu tekanan internal di tengah memburuknya kondisi ekonomi Iran.

Data resmi terbaru menunjukkan tingkat inflasi Iran telah mencapai sekitar 60 persen dalam sebulan terakhir, memperburuk standar hidup masyarakat. Namun, sebagian warga Iran yang menentang kepemimpinan ulama sejak 1979 menolak perubahan pemerintahan yang dipaksakan melalui intervensi asing.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menuding Amerika Serikat berupaya melemahkan kohesi sosial Iran sebelum melancarkan serangan militer. Ia menyebut upaya Presiden AS Donald Trump menggambarkan Iran dalam kondisi darurat sebagai bentuk peperangan non-militer.

“Strategi mereka adalah memecah persatuan publik terlebih dahulu, lalu melanjutkan dengan agresi militer,” kata Larijani, dikutip dari The Guardian, Selasa (27/1/2026).

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei membantah laporan yang menyebut adanya komunikasi diplomatik antara utusan khusus AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Ia menegaskan angkatan bersenjata Iran terus memantau pergerakan militer asing dan siap merespons setiap bentuk agresi.

“Kami akan memberikan respons menyeluruh terhadap setiap pelanggaran terhadap kedaulatan Iran,” tegasnya.

Kepala Mahkamah Agung Iran Gholam-Hossein Mohseni-Ejei bahkan menyerukan agar Iran tidak kembali ke meja perundingan dengan negara-negara Barat.

Di dalam negeri Iran, penanganan demonstrasi masih menuai sorotan internasional. Lembaga pemantau HAM Human Rights Activists News Agency menyebut jumlah korban tewas akibat penindasan demonstrasi mencapai 5.419 orang, dengan ribuan kasus kematian lainnya masih dalam penyelidikan. Namun, Pelapor Khusus PBB untuk Iran Mai Sato menyatakan angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Situasi kian diperburuk dengan pembatasan akses internet sejak 8 Januari. Otoritas komunikasi Iran memperingatkan dunia usaha terancam lumpuh jika pembatasan berlangsung lebih dari 20 hari.

Di Eropa, Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyatakan akan merekomendasikan agar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ditetapkan sebagai organisasi terlarang oleh Uni Eropa.

Ketegangan yang terus meningkat ini memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik berskala besar di kawasan Timur Tengah dengan dampak geopolitik global.

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

-Sponsored-
ads image
InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Related Articles
InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada...

Internasional

Klaim Pembukaan Rahasia UFO oleh AS 2026, Benarkah Terjadi?

Narasi yang menyebut pemerintah Amerika Serikat “tiba-tiba membuka rahasia UFO” pada 2026...

InternasionalSains

Ilmuwan China Kembangkan Tanaman Bercahaya, Solusi Penerangan Tanpa Listrik?

Beijing — Inovasi di bidang bioteknologi terus berkembang pesat. Terbaru, ilmuwan di...

EnergiInternasionalKrisis

Krisis Energi Meluas, Negara-Negara Asia Ramai Terapkan WFH & Pembatasan BBM

Jakarta — Krisis energi global kian meluas setelah penutupan Selat Hormuz sejak...